Trump Umumkan Penghapusan Regulasi EPA, Klaim Hemat Miliaran Dolar dan Selamatkan Ratusan Ribu Pekerjaan

- Kamis, 21/05/2026
 Trump Umumkan Penghapusan Regulasi EPA, Klaim Hemat Miliaran Dolar dan Selamatkan Ratusan Ribu Pekerjaan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ( White House )

WASHINGTON D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan langkah besar deregulasi lingkungan bersama Administrator EPA dalam acara di Gedung Putih, Rabu (21/5/2026). Dalam pidatonya, Trump menegaskan pemerintahannya resmi mengakhiri regulasi era Presiden Joe Biden terkait lemari pendingin dan pendingin udara yang disebutnya “tidak masuk akal” dan membebani masyarakat.

Trump mengklaim pencabutan aturan tersebut akan menghemat lebih dari 2,4 miliar dolar AS per tahun bagi warga Amerika, sekaligus melindungi sekitar 350 ribu lapangan kerja di sektor ritel, supermarket, restoran, dan manufaktur.

“Hari ini saya mengambil tindakan bersejarah untuk menurunkan biaya hidup konsumen, melindungi ratusan ribu pekerjaan, dan menghemat lebih dari 2 miliar dolar per tahun,” ujar Trump dalam pidatonya.

Menurut Trump, regulasi teknologi refrigeran yang diterapkan pemerintahan sebelumnya memaksa banyak toko grosir dan restoran mengganti sistem pendingin mereka dengan biaya sangat mahal. Ia menilai kebijakan itu membuat harga bahan makanan meningkat dan bahkan menyebabkan banyak usaha kecil gulung tikar.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah eksekutif perusahaan ritel besar, termasuk CEO jaringan supermarket Kroger, Greg Braun, serta perwakilan industri makanan dan distribusi nasional. Mereka menyatakan dukungan terhadap kebijakan deregulasi tersebut karena dinilai dapat menekan biaya operasional dan menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Salah satu eksekutif menyebut kebijakan baru itu memungkinkan perusahaan mempertahankan peralatan pendingin yang masih layak pakai tanpa harus menggantinya secara prematur akibat aturan federal

Trump juga menegaskan pemerintahannya tengah menjalankan agenda deregulasi besar-besaran. Ia mengklaim untuk setiap satu regulasi baru yang diterapkan, pemerintah akan menghapus 40 lebih aturan lama.

Selain isu ekonomi dan energi, Trump turut menyinggung berbagai isu politik nasional. Ia kembali mendorong pengesahan “Save America Act” yang mencakup kewajiban identitas pemilih dan bukti kewarganegaraan dalam pemilu. Trump juga kembali melontarkan kritik terhadap sistem mail-in voting yang menurutnya rawan kecurangan.

Dalam sesi tanya jawab, Trump membahas isu internasional, terutama Iran. Ia menegaskan Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

“Kami tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Jika itu terjadi, perang nuklir di Timur Tengah bisa pecah,” kata Trump.

Trump juga mengklaim Amerika memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz dan menyebut militer AS memiliki teknologi drone dan anti-drone paling canggih di dunia.

Tak hanya itu, Trump turut menyoroti putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif impor dan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran (birthright citizenship). Ia menilai keputusan pengadilan sebelumnya merugikan ekonomi Amerika hingga ratusan miliar dolar.

Di akhir konferensi pers, Trump berbicara mengenai proyek renovasi kawasan Washington D.C., termasuk perbaikan kolam refleksi Lincoln Memorial, air mancur kota, hingga rencana pembangunan monumen bergaya Arc de Triomphe di ibu kota Amerika Serikat.

Trump mengklaim Washington kini menjadi kota yang jauh lebih aman dibanding masa pemerintahan sebelumnya. Ia menyebut ribuan pelaku kriminal telah dipindahkan dari kota tersebut dan sektor restoran kembali tumbuh.

“Washington sekarang menjadi kota yang aman dan hidup kembali,” ujar Trump menutup konferensi pers panjang tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Terkini