Balapan ganda Formula E di Monte Carlo menghadirkan drama, kejutan, hingga kebangkitan para pembalap papan atas. Seri Monaco kali ini menjadi salah satu akhir pekan paling spektakuler musim ini dengan kemenangan emosional Nick de Vries dan Oliver Rowland, serta sorotan besar terhadap masa depan Formula E lewat mobil Gen 4 yang mulai diperkenalkan.
Pembalap Mahindra Racing, Nick de Vries, sukses mengakhiri puasa kemenangan selama empat tahun setelah menjuarai balapan hari pertama di jalanan ikonik Monaco. Mantan juara dunia Formula E itu tampil solid memanfaatkan strategi Attack Mode dan momentum insiden yang melibatkan Antonio Felix da Costa dan Dan Ticktum.
Kemenangan tersebut terasa spesial bagi De Vries karena diraih di Monaco, tempat tinggalnya saat ini. Ia juga menjadi sosok yang membawa Mahindra kembali meraih kemenangan setelah terakhir kali menang pada 2021.
“Semuanya akhirnya berjalan sempurna. Tim bekerja luar biasa dan kami akhirnya bisa menunjukkan potensi sesungguhnya,” ujar De Vries usai balapan.
Sementara itu pada balapan hari kedua, Oliver Rowland tampil brilian dengan strategi hemat energi khasnya untuk merebut kemenangan perdana musim ini bersama Nissan. Rowland yang sepanjang musim konsisten naik podium akhirnya kembali berdiri di tangga tertinggi setelah duel strategi yang intens di Monte Carlo.
Kemenangan itu juga membuat Rowland melonjak ke posisi kedua klasemen sementara Formula E musim ini. Pembalap Inggris tersebut kembali menunjukkan kemampuan manajemen energi yang dianggap salah satu terbaik di paddock Formula E.
Akhir pekan Monaco juga diwarnai drama besar yang melibatkan Dan Ticktum. Pembalap Cupra Kiro itu merebut pole position di dua balapan sekaligus, namun gagal mengonversinya menjadi kemenangan.
Pada balapan pertama, Ticktum terkena penalti usai insiden kontroversial dengan António Félix da Costa. Perseteruan keduanya bahkan memanas hingga luar lintasan dengan komentar tajam yang menjadi perhatian paddock Formula E.
Meski frustrasi, Ticktum bangkit pada hari berikutnya dengan kembali mencetak pole position lewat lap yang disebut sebagai salah satu putaran tercepat dan paling impresif musim ini. Namun strategi tim yang kurang tepat kembali membuat peluang podium sirna.
Di sisi lain, Jaguar TCS Racing juga menikmati akhir pekan positif. Mitch Evans sukses naik podium dan membawa Jaguar memimpin klasemen tim, sekaligus memperkuat persaingan perebutan gelar dunia musim ini.
Sorotan lain datang dari pembalap rookie Felipe Drugovich yang akhirnya meraih podium perdana Formula E. Hasil tersebut mempertegas kebangkitan para debutan musim ini setelah sebelumnya Pepe Marti dan Joel Eriksson juga mulai tampil kompetitif.
Tak hanya aksi di lintasan, Monaco E-Prix juga menjadi panggung pengenalan mobil generasi baru Formula E, Gen 4. Mantan pembalap Formula 1 David Coulthard bahkan mendapat kesempatan menjajal langsung mobil tersebut di jalanan Monte Carlo.
Coulthard mengaku terkejut dengan akselerasi luar biasa mobil Gen 4 yang disebut akan membawa Formula E ke level baru.
“Ini mungkin akselerasi paling gila yang pernah saya rasakan di Monaco,” kata Coulthard.
Kehadiran sejumlah bintang Formula 1 dan tokoh motorsport dunia sepanjang akhir pekan juga memperlihatkan semakin besarnya perhatian terhadap perkembangan Formula E.
Artikel Terkait
Trio Saudari Akrobat Bikin Juri America’s Got Talent Terpukau, Impian Tampil di Las Vegas Jadi Sorotan
Mindy Kaling Buka Suara soal Hubungannya dengan B.J. Novak dan Rumor Ayah Anak-anaknya
Buick Model 18 2026 Disebut Hypercar Amerika Paling Gila, Tenaga 2.500 HP dan Harga Rp78 Miliar
Negeri Kastel dan Hutan Purba, Romania Tawarkan Wisata Fantasi hingga Kota Modern Berteknologi Tinggi