• Minggu, 10/05/2026

Pasar Pedesaan Beijing Jadi Surga Jajanan Tradisional, Puluhan Kuliner Ludes Diserbu Pembeli

- Minggu, 10/05/2026
 Pasar Pedesaan Beijing Jadi Surga Jajanan Tradisional, Puluhan Kuliner Ludes Diserbu Pembeli
Pasar-pasar tersebut dipenuhi aktivitas warga sejak pagi hari

Tiga pasar pedesaan yang ramai di Beijing, Tiongkok, menjadi magnet baru bagi para pecinta kuliner lokal. Berbeda dengan pasar modern di pusat kota, pasar tradisional ini menawarkan harga yang jauh lebih murah dengan suasana khas kehidupan masyarakat setempat yang hangat dan meriah.

Pasar-pasar tersebut dipenuhi aktivitas warga sejak pagi hari. Selain menjual hasil pertanian segar, area ini juga dipadati pedagang makanan jalanan yang menyajikan beragam hidangan khas Tiongkok. Sedikitnya lebih dari 50 jenis jajanan dan makanan tradisional dapat ditemukan dalam satu perjalanan kuliner.

Salah satu kuliner yang paling mencuri perhatian adalah sepanci besar usus babi rebus dengan berat hampir 50 kilogram. Hidangan favorit warga lokal itu bahkan dikabarkan habis terjual hanya dalam waktu satu jam. Aroma rempah yang kuat dan tekstur empuk membuat menu ini selalu diburu pelanggan.

Tak kalah populer, pancake gurih berukuran jumbo dengan berat mencapai 1,5 kilogram menjadi pilihan favorit keluarga. Satu porsi besar disebut cukup dinikmati untuk tiga orang. Sementara itu, pai tenderloin babi juga ramai diserbu pembeli hingga menciptakan antrean panjang di depan kios penjual.

Beragam makanan praktis khas pekerja urban juga tersedia di pasar tersebut. Mie rebus dan nasi mangkuk ala Henan menjadi menu andalan karena cepat disajikan, mengenyangkan, dan dibanderol murah, sekitar sepuluh yuan per porsi. Hidangan ini banyak diminati pekerja profesional yang datang mencari sarapan atau makan siang sederhana.

Kuliner khas wilayah timur laut Tiongkok seperti pancake daging asap dan babi asam manis juga menjadi favorit warga. Di sisi lain, ada pula jajanan ekstrem seperti balut goreng—telur bebek yang telah dibuahi—yang digoreng hingga renyah kecokelatan. Meski terdengar tidak biasa bagi sebagian orang, makanan ini justru memiliki banyak penggemar.

Tidak hanya itu, pasar juga dipenuhi aneka makanan populer seperti bakpao ayam goreng, ayam bangbang, roujiamo atau “hamburger Cina”, burger daging dan telur, bakso goreng, hingga sup kambing hangat. Ragam kuliner tersebut membuat pasar tradisional Beijing disebut sebagai surga bagi pecinta makanan jalanan.

Di tengah keramaian pasar, terlihat pula banyak lansia berusia 70 hingga 80 tahun menjajakan sayuran menggunakan keranjang di punggung mereka. Kehadiran para penjual lanjut usia yang dikelilingi pembeli muda menciptakan suasana tradisional yang hidup sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya pasar rakyat di Tiongkok.

Keramaian, aroma makanan yang menggoda, dan interaksi hangat antarwarga menjadikan pasar pedesaan Beijing bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga destinasi wisata kuliner yang memperlihatkan denyut kehidupan masyarakat lokal sehari-hari.

Tags

Artikel Terkait

Terkini