Jakarta - Aktris Nirina Zubir menunjukkan totalitas aktingnya dalam film Jangan Buang Ibu dengan memerankan sosok nenek dari karakter yang dimainkan Basmalah Gralind. Demi mendalami karakter, Nirina rela menggunakan prostetik untuk tampil sebagai perempuan lanjut usia.
Dalam suasana santai saat berbincang mengenai perannya, Nirina sempat bercanda sambil menunjuk Basmalah sebagai cucunya di film tersebut. Meski tampil sebagai nenek-nenek, ia mengaku tidak merasa keberatan karena peran itu justru memberinya banyak pelajaran hidup.
Menurut Nirina, memerankan karakter Ibu Ristiana membuat dirinya merenungkan arti waktu bersama keluarga. Ia merasa film ini membawa pesan kuat agar setiap orang tidak terburu-buru menjalani hidup hingga melupakan orang-orang terdekat.
“Ngapain sih buru-buru? Mumpung waktu masih ada, yuk kita gunakan bersama keluarga kita sebaik-baiknya,” ungkap Nirina dipeluncuran trailer dan poster di atrium mall Central Park, Jakarta Barat, Sabtu ( 9/5).
Ia juga menyinggung hubungan antara orang tua dan anak yang menurutnya tidak selalu berjalan sempurna. Ada keluarga yang harmonis, namun ada pula yang memiliki hubungan rumit. Meski begitu, Nirina menegaskan bahwa kasih sayang dan doa orang tua untuk anak tidak pernah terputus.
“Kalau hubunganmu baik sama orang tua, ingat dan berterima kasihlah karena mereka tidak pernah berhenti mendoakan anaknya,” katanya.
Sementara bagi mereka yang memiliki hubungan kurang baik dengan orang tua, Nirina mengajak untuk tidak terus mencari siapa yang salah. Baginya, pengalaman tersebut justru bisa menjadi pelajaran untuk menjadi pribadi dan orang tua yang lebih baik di masa depan.
Peran emosional dalam film ini rupanya juga berdampak besar pada kehidupan pribadi Nirina. Ia mengaku kini lebih selektif menerima pekerjaan demi memiliki lebih banyak waktu bersama anaknya yang kini berusia 16 tahun.
“Aku belum menerima main film lagi karena ingin hadir buat anakku. Tinggal dua tahun lagi dia kuliah, jadi aku enggak mau kehilangan waktu itu,” ujar Nirina haru.
Baginya, waktu bersama keluarga adalah hal paling berharga yang tidak bisa diulang. Pesan itulah yang ingin ia sampaikan lewat film Jangan Buang Ibu, sebuah kisah keluarga yang sarat emosi tentang hubungan orang tua dan anak.
Artikel Terkait
Pasar Pedesaan Beijing Jadi Surga Jajanan Tradisional, Puluhan Kuliner Ludes Diserbu Pembeli
Belanda, Negara “Ajaib” yang Menaklukkan Laut dan Mengubah Cara Dunia Melihat Kehidupan
Dwi Sasono Ungkap Makna Mendalam Perannya di Film Jangan Buang Ibu
Francesco Bagnaia Bungkam Duel Marc Marquez dan Di Giannantonio, Raih Pole Perdana sejak Malaysia 2025