• Minggu, 26/04/2026
Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Penembakan di Jamuan Koresponden Gedung Putih Digagalkan, Satu Agen Terluka

- Minggu, 26/04/2026
 Penembakan di Jamuan Koresponden Gedung Putih Digagalkan, Satu Agen Terluka
Wali Kota Washington, Muriel Bowser, bersama aparat penegak hukum memberikan keterangan ( Dok ABC 7 News )

Washington, D.C. — Upaya penembakan yang berpotensi memicu tragedi besar berhasil digagalkan aparat keamanan dalam acara White House Correspondents’ Dinner. Seorang pria bersenjata lengkap mencoba menerobos pos pemeriksaan Secret Service di lobi hotel tempat acara berlangsung, Sabtu malam waktu setempat.

Wali Kota Washington, Muriel Bowser, bersama aparat penegak hukum memberikan keterangan bahwa pelaku bertindak seorang diri dan langsung dihadang begitu mencoba menembus lapisan keamanan menuju ruang ballroom, lokasi Presiden Amerika Serikat dan ribuan tamu berkumpul.

sementara  Kepaia Kepolisian Metropolitan, Jeff Carroll, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 20.36. Pelaku diketahui membawa senapan (shotgun), pistol, serta beberapa pisau. Saat mencoba menerobos checkpoint, aparat langsung melakukan intersepsi yang berujung pada baku tembak singkat.

Seorang anggota Uniform Division Secret Service sempat terkena tembakan di bagian rompi pelindung. Ia segera dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Sementara itu, pelaku berhasil dilumpuhkan tanpa terkena tembakan dan kini menjalani evaluasi medis di rumah sakit.

“Ini masih tahap awal penyelidikan, namun kami meyakini pelaku bertindak sendiri dan tidak ada ancaman lanjutan bagi publik,” ujar Carroll.

Direktur Secret Service, Sean Curran, menegaskan bahwa sistem keamanan berlapis yang diterapkan berhasil mencegah pelaku mencapai targetnya. Ia menyebut tindakan cepat para agen sebagai bukti kesiapsiagaan dalam melindungi pejabat negara.

Dari pihak FBI, Asisten Direktur Kantor Lapangan Washington, Darren Cox, memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Joint Terrorism Task Force, tim respons krisis, serta agen dari berbagai wilayah.

“Kami tidak akan melewatkan satu pun petunjuk. Semua kemungkinan, termasuk motif terorisme, sedang diselidiki,” kata Cox.

Jaksa Amerika Serikat, Jeanine Pirro, menyatakan pelaku telah didakwa dengan dua tuduhan awal, yakni penggunaan senjata api dalam tindak kekerasan dan penyerangan terhadap petugas federal dengan senjata berbahaya. Ia menegaskan kemungkinan dakwaan tambahan masih terbuka seiring perkembangan penyelidikan.

Presiden dilaporkan selamat dan telah kembali ke Gedung Putih tanpa cedera. Pihak berwenang belum memastikan apakah presiden menjadi target utama, meskipun pelaku diketahui berlari menuju arah ballroom tempat presiden berada.

Investigasi kini difokuskan pada latar belakang pelaku, bagaimana ia bisa membawa senjata ke dalam hotel, serta kemungkinan adanya faktor perencanaan. Aparat juga telah mengamankan kamar hotel yang diduga digunakan oleh pelaku.

Meski insiden ini memicu kekhawatiran, pihak berwenang menegaskan bahwa sistem pengamanan bekerja efektif dan mencegah potensi bencana yang lebih besar di tengah acara yang dihadiri ribuan orang penting tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Terkini