BEIJING – Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali menunjukkan ambisinya di segmen kendaraan listrik performa tinggi lewat peluncuran model konsep terbaru, BYD Formula X.
Dikembangkan di bawah sub-brand premium Fang Cheng Bao, Formula X hadir sebagai roadster listrik dua penumpang dengan desain agresif dan teknologi mutakhir. Model ini menjadi langkah besar BYD untuk keluar dari zona nyaman yang sebelumnya didominasi SUV, sekaligus menandai ekspansi ke segmen supercar listrik.
Desain Futuristik ala Formula 1
Secara tampilan, Formula X mengusung bodi rendah dengan material serat karbon serta berbagai elemen aerodinamika canggih. Inspirasi desainnya terlihat jelas dari dunia balap Formula 1, dengan ventilasi udara besar dan spoiler belakang aktif.
Mobil ini juga mengadopsi pintu model gunting (scissor doors) serta garis bodi tajam yang mempertegas kesan futuristik dan performa tinggi. Desainnya merupakan pengembangan dari konsep sebelumnya, Super 9, yang kini dibuat lebih siap menuju tahap produksi.
Performa Ekstrem 1.000 Tenaga Kuda
Meski spesifikasi resmi belum diumumkan sepenuhnya, sejumlah laporan menyebut Formula X akan dibekali sistem tiga motor listrik (tri-motor) dengan penggerak all-wheel drive.
Tenaga yang dihasilkan diperkirakan mencapai 1.000 horsepower, menjadikannya pesaing serius bagi roadster listrik lain seperti MG Cyberster. Namun, Formula X disebut memiliki pendekatan desain dan performa yang lebih ekstrem.
Siap Produksi 2027
BYD menargetkan Formula X masuk tahap produksi pada tahun 2027, meskipun detail ketersediaan pasar masih belum diungkapkan. Kehadiran model ini diyakini sebagai “halo car” yang bertujuan memperkuat citra teknologi dan inovasi BYD di kancah global.
Langkah ini juga menegaskan strategi BYD untuk tidak hanya fokus pada kendaraan listrik massal, tetapi juga merambah segmen premium berperforma tinggi.
Dengan Formula X, BYD mengirim pesan jelas: pabrikan asal Tiongkok ini siap bersaing di level tertinggi industri otomotif dunia, termasuk di ranah supercar listrik yang semakin kompetitif.
Artikel Terkait
Betrand Peto Rilis “Tak Searah”, Ballad Penuh Harapan Tentang Cinta yang Terhalang Perbedaan
Signal Super Spikers Tampil Perkasa, Pertandingan Sarat Reli Panjang dan Aksi Spektakuler
Detik-Detik Kepanikan di Jamuan WHCA: Penembakan Picu Evakuasi Presiden Donald Trump
Surga Kuliner Kashgar: Menyusuri Cita Rasa Otentik di Pasar Tradisional Xinjiang