PARIS – Rumah mode legendaris Chanel resmi membuka babak baru dalam perjalanannya lewat koleksi Fall/Winter 2026/2027 yang dipresentasikan di ajang bergengsi Paris Fashion Week. Di bawah arahan kreatif Matthieu Blazy, peragaan ini menghadirkan perpaduan kuat antara warisan klasik Chanel dan pendekatan modern yang lebih eksperimental.
Dalam show berdurasi penuh yang dikemas secara sinematik (widescreen 4K multi-camera), Blazy menampilkan siluet yang lebih tegas dan struktural, tanpa meninggalkan DNA khas Chanel seperti tweed, layering elegan, serta permainan tekstur yang kaya. Nuansa musim dingin diterjemahkan melalui palet warna netral—hitam, putih, abu-abu—yang kemudian diperkaya dengan sentuhan warna hangat dan aksen metalik.
Koleksi ini juga menonjolkan eksplorasi material yang lebih berani. Beberapa look menghadirkan perpaduan kain tradisional dengan elemen futuristik, menciptakan kontras yang segar namun tetap wearable. Aksen detail seperti rantai, bordir halus, dan potongan oversized memberi kesan kontemporer yang kuat.
Atmosfer runway semakin hidup dengan kurasi musik dari komposer seperti Martin Felix Kaczmarski, Paul Dinletir, dan Mauricio Tagliari. Soundtrack yang memadukan nuansa elektronik, bossa, hingga ambient tersebut memperkuat identitas koleksi yang dinamis dan berlapis.
Debut Blazy bersama Chanel ini langsung menjadi sorotan industri, menandai arah baru yang lebih progresif namun tetap menghormati akar sejarah rumah mode tersebut. Para pengamat menilai koleksi ini sebagai langkah berani yang berpotensi membawa Chanel semakin relevan di tengah lanskap fashion global yang terus berubah.
Dengan respon positif dari para kritikus dan penonton, Chanel FW 2026/2027 menegaskan bahwa inovasi dan tradisi dapat berjalan beriringan—sebuah pesan kuat dari panggung Paris untuk dunia fashion.
Artikel Terkait
KTT Uni Eropa di Siprus: Energi, Keamanan, dan Dukungan untuk Ukraina Jadi Fokus Utama
Konferensi Pers di Berlin: Seruan Keras Oposisi Iran Soroti Krisis Kemanusiaan dan Desak Dunia Bertindak
“Home” Michael Bublé: Lagu Rindu yang Tak Lekang oleh Waktu
Akon Hadirkan Getaran Global Lewat “Que Calor”, Lagu Musim Panas Penuh Energi