Peluncuran roket New Glenn milik Blue Origin berlangsung dramatis dan penuh presisi dalam misi terbarunya. Roket raksasa tersebut berhasil lepas landas dengan mulus, menandai tonggak penting dalam pengembangan sistem peluncuran ulang-alik (reusable launch system).
Beberapa detik setelah peluncuran, New Glenn dengan cepat menanjak menembus atmosfer. Dalam waktu sekitar satu menit, roket mencapai fase Max Q—titik tekanan aerodinamis maksimum—dengan kondisi sistem dilaporkan stabil dan semua parameter berada dalam batas normal. Tak lama kemudian, kendaraan melampaui kecepatan suara (Mach 1) dengan lintasan yang tetap presisi di jalur yang telah ditentukan.
Memasuki menit kedua, performa roket terus menunjukkan hasil optimal. Mesin utama bekerja sesuai rencana hingga akhirnya mencapai fase Main Engine Cut-Off (MECO), yang kemudian diikuti dengan pemisahan tahap (stage separation). Tahap kedua langsung menyala dan melanjutkan perjalanan ke orbit, sementara booster tahap pertama mulai kembali ke Bumi.
Momen krusial terjadi saat booster melakukan manuver masuk kembali ke atmosfer (re-entry). Dengan kendali yang stabil dan tekanan serta suhu mesin tetap normal, booster diarahkan menuju platform pendaratan laut bernama “Jaclyn”. Dalam hitungan menit, tiga mesin kembali dinyalakan untuk melakukan landing burn, memperlambat laju sebelum menyentuh permukaan.
Sorak sorai tim kontrol terdengar ketika booster berhasil melakukan pendaratan sempurna tepat di tengah target. Visual dramatis dari kamera drone memperlihatkan momen touchdown yang diselimuti asap, menandai keberhasilan sistem reusable yang menjadi andalan Blue Origin.
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Blue Origin dalam persaingan industri antariksa global, sekaligus menunjukkan kemajuan teknologi roket yang dapat digunakan kembali—membuka jalan bagi efisiensi biaya dan frekuensi peluncuran yang lebih tinggi di masa depan.
Artikel Terkait
Minola Sebayang Ungkap Kronologi Dugaan Penipuan Investasi yang Dialami Ruben Onsu
Minola Sebayang Ungkap Belum Ada Komunikasi antara Betrand Peto dan Sarwendah, Pertemuan Masih Ditunggu
Perjalanan Brutal Komodo Diangkat dalam Dokumenter Sinematik, Dari Telur hingga Predator Pulau
Kolaborasi Waralaba Ikonik Menggema, “Street Fighter” hingga “The Mandalorian” Ramaikan Tren Hiburan Global