Penyanyi dan penulis lagu asal Bali, Assia Keva, kembali merilis karya terbaru berjudul Moonlight. Single ini menjadi potret emosi yang jujur—sebuah lagu cinta sederhana yang ditulis sepenuh hati dan kini hadir dalam format stripped down yang intim.
Dalam keterangan resminya, Assia mengungkap bahwa “Moonlight” lahir secara spontan pada 2022, saat dirinya masih berusia 16 tahun. Lagu tersebut tercipta di meja makan rumahnya ketika seorang teman memainkan gitar dengan nada sederhana yang langsung melekat di telinganya.
“Lagunya dibuat dengan sangat cepat. Mungkin ‘Moonlight’ adalah salah satu lagu tercepat yang pernah aku buat, mungkin cuma 10–15 menit,” ujar Assia. Ia juga mengakui bahwa saat itu dirinya belum terlalu memikirkan aturan dalam menulis lagu. “Aku tidak khawatir apakah lagunya cukup bagus atau strukturnya sudah benar. It was just pure feeling.”
Meski tercipta dengan cepat, lagu tersebut sempat terbengkalai selama beberapa tahun. Hingga akhirnya, momen tak terduga di studio rekaman mempertemukannya kembali dengan karya lama tersebut. Saat tengah mengerjakan proyek mini album forevermore, but it’s just me and piano, Assia bersama produser Kevin Suwandhi memutuskan untuk menghidupkan kembali “Moonlight”.
“Kami berpikir, kenapa tidak mencobanya merekamnya saja? Dan akhirnya kami melakukannya dengan format sesederhana mungkin: hanya vokal dan piano saja,” ungkapnya.
Versi terbaru “Moonlight” kini hadir dengan nuansa stripped down yang minimalis namun emosional. Setelah mendengarkannya kembali, Assia menyadari bahwa lagu yang sempat ia lupakan itu memiliki makna yang spesial. “It’s just a very simple love song. But it came completely from the heart,” katanya.
Saat ini, “Moonlight” sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Sementara itu, versi penuh dari lagu ini direncanakan akan menjadi bagian dari album terbaru Assia Keva mendatang.
Tak hanya itu, video live “Moonlight” juga dijadwalkan segera dirilis melalui kanal YouTube resmi miliknya, melengkapi perjalanan lagu yang berawal dari spontanitas menjadi karya yang matang dan menyentuh.
Artikel Terkait
Assia Keva Hidupkan Kembali “Moonlight”, Lagu Cinta Sederhana yang Lahir dari Spontanitas
Hunian di Ambang Bahaya: Potret Kehidupan di Tempat Paling Ekstrem di Dunia
Sanfrecce Hiroshima Kembali ke Jalur Kemenangan, Tumbangkan V-Varen Nagasaki 2-0 di Laga “Peace Match”
Keindahan Burung Liar Hadirkan Ketenangan, Pesona Alam Kian Diminati