Jakarta – Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, menyampaikan pernyataan resmi terkait musibah jatuhnya helikopter di wilayah Kalimantan Barat.
“Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat helikopter tipe Airbus Helicopters EC130 T2 dengan registrasi PK-CFX yang dioperasikan oleh PT Matthew Air Nusantara pada rute Helipad PT Cipta Mahkota (CMA) menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN1) di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada tanggal 16 April 2026,” ujar Lukman.
Ia menjelaskan kronologi awal kejadian. “Pesawat lepas landas pada pukul 07.37 WIB, kemudian pada pukul 08.39 WIB terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat. Selanjutnya, pada pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak,” lanjutnya.
“Pada pukul 10.43 WIB, AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Helikopter tersebut diawaki oleh satu pilot, Capt. Marindra Wibowo, serta satu engineer Harun Arasyid, dan membawa enam penumpang, dan 6 (enam) penumpang, yaitu:
1. Mr. Patrick K. (WN Malaysia)
2. Mr. Victor T.
3. Mr. Charles L.
4. Mr. Joko C.
5. Mr. Fauzie O.
6. Mr. Sugito.
Lukman juga menyampaikan perkembangan terbaru dari proses pencarian. “Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
“Atas kejadian ini, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan koordinasi lintas instansi masih terus dilakukan. “Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia dan instansi terkait terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan serta unsur TNI AU setempat guna proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Lukman mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi. “Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak berspekulasi terkait kejadian ini,” tutupnya.
Artikel Terkait
Jackie Chan Tampil Epik di Film Aksi Sejarah “Dragon Slayer”
China Bangun Gelombang Stadion Raksasa, FIFA Tersentak oleh Skala Ambisi Infrastruktur Olahraga
Penyanyi David Ditangkap Terkait Kasus Pembunuhan Celeste Rivas Hernandez
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sanggau, Sempat Kirim Sinyal Darurat Sebelum Hilang Kontak