Jakarta – Sidang lanjutan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjerat aktor Ammar Zonibersama lima terdakwa lainnya kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026). Dalam persidangan tersebut, majelis hakim menyatakan sidang dibuka dan terbuka untuk umum sebelum melanjutkan agenda tanggapan atas replik jaksa penuntut umum.
Sidang perkara pidana dengan nomor register yang dibacakan di ruang persidangan itu menghadirkan lima terdakwa, yakni Asep bin Sarifin, Ardi Prasetyo bin Ari Ardi, Andi Mualim alias Koh Andi, AD Candra Maulana bin Mursali, serta Muhammad. Sementara Ammar Zoni turut menjadi bagian dalam perkara narkotika yang tengah bergulir.
Dalam jalannya sidang, tim penasihat hukum menyampaikan tanggapan atau duplik atas replik jaksa yang sebelumnya diajukan pada 9 April 2026. Kuasa hukum menegaskan bahwa pihaknya membacakan tanggapan atas nama seluruh terdakwa, sebagai bagian dari proses pembelaan dalam hukum acara pidana.
“Majelis hakim yang mulia, kami akan menyampaikan tanggapan advokat atas replik jaksa penuntut umum,” ujar Jon Mathias, kuasa hukum Ammar Zoni di hadapan persidangan.
Setelah mendengarkan penyampaian tersebut, majelis hakim memutuskan untuk menunda sidang dan menjadwalkan agenda putusan pada pekan berikutnya. Sidang akan kembali digelar pada Kamis, 23 April 2026, dengan agenda pembacaan putusan.
Majelis hakim juga memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk menyampaikan hal lain, namun seluruh pihak menyatakan tidak ada tambahan keterangan.
Dengan penundaan ini, publik kini menantikan putusan akhir dari majelis hakim terkait kasus narkotika yang melibatkan Ammar Zoni dan lima terdakwa lainnya. Sidang pekan depan diperkirakan akan menjadi penentu nasib para terdakwa dalam perkara tersebut.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Peluang Damai dengan Lebanon, Soroti Peran Trump dan Tekanan ke Iran
Trump Tegaskan Sikap soal Iran, Singgung Paus hingga Klaim Kemajuan Negosiasi
Geely EX2 Tantang Dominasi BYD Dolphin Mini di Pasar Mobil Listrik Murah
AS Tingkatkan Tekanan di Selat Hormuz, Armada Besar Dikerahkan Hadapi Iran