Jakarta, 15 April — Film terbaru bertajuk Gudang Merica resmi meluncurkan trailer dan poster perdananya dalam sebuah acara di Plaza Senayan, Rabu (15/4). Film produksi MVP Pictures ini disutradarai oleh Iman Darto, yang dikenal dengan pendekatan kreatif dan penuh improvisasi dalam proses produksi.
Dalam sesi wawancara, salah satu pemeran utama, Fatih Unru , mengungkapkan bahwa film ini menghadirkan tantangan unik bagi para aktor, terutama dalam menangkap karakter yang penuh impuls dan tidak terduga.
“Sebagai pemain, kita harus siap menangkap impuls-impuls yang sangat spontan. Kadang kita mikir, ‘siapa yang kepikiran bikin karakter seperti ini?’ tapi tetap harus dijalani karena itu sudah jadi prinsip dalam cerita,” ujarnya.
Fatih memerankan karakter Adit, seorang mahasiswa koas yang sebenarnya tidak memiliki keinginan menjadi dokter. Profesi tersebut dijalaninya karena tuntutan sang ayah. Karakter Adit digambarkan sebagai sosok yang cenderung meremehkan keadaan dan sering mencari masalah, namun perlahan menemukan makna dan semangat baru dalam dunia medis.
“Awalnya dia menjalani semuanya dengan malas, tapi seiring waktu dia menemukan alasan untuk berubah karena lingkungan dan orang-orang di sekitarnya,” jelas Fatih.
Proses pendalaman karakter juga tidak lepas dari perhatian terhadap detail, terutama terkait istilah medis yang digunakan dalam film. Para pemain mengaku harus ekstra hati-hati agar tidak salah dalam merepresentasikan profesi dokter yang dianggap sangat mulia.
Di sisi lain, Fath juga memuji gaya penyutradaraan Iman Darto yang terbuka terhadap ide-ide dari para aktor. Menurutnya, dalam proyek ini, arahan yang diberikan terasa lebih spesifik dibandingkan karya-karya sebelumnya.
“Selalu ada ruang diskusi. Tapi di film ini, detail impuls dan tambahan adegannya lebih spesifik, jadi makin menantang,” tambahnya.
Tak hanya itu, tantangan produksi juga datang dari faktor cuaca yang tidak menentu di hari-hari terakhir syuting. Kondisi tersebut memaksa tim untuk melakukan penyesuaian besar, termasuk penulisan ulang bagian akhir cerita.
“Pak Darto bahkan menulis ulang ending di tengah kondisi hujan dan situasi yang cukup panik. Tapi justru di situ kelihatan banget kalau beliau sangat tenang dan pemikir,” ungkap Fatih.
Meski menghadapi berbagai kendala, proses produksi Gudang Merica akhirnya berhasil diselesaikan dengan baik berkat kerja sama tim yang solid. Film ini pun diharapkan dapat menghadirkan cerita segar dengan pendekatan yang unik di perfilman Indonesia.
Peluncuran trailer ini menjadi langkah awal bagi Gudang Merica sebelum resmi tayang di bioskop tanah air dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Perjalanan Brutal Komodo Diangkat dalam Dokumenter Sinematik, Dari Telur hingga Predator Pulau
Kolaborasi Waralaba Ikonik Menggema, “Street Fighter” hingga “The Mandalorian” Ramaikan Tren Hiburan Global
Forum Bisnis Korea–India Dibuka, Lee Jae-myung Dorong Kerja Sama Strategis Baru
Aryna Sabalenka Raih Laureus World Sportswoman of the Year, Ukir Prestasi Gemilang