Sidang Ammar Zoni akan kembali digelar pada Kamis, 23 April 2026, dengan agenda pembacaan putusan. Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Ferrari F80 Resmi Diperkenalkan, Tinggalkan V12 dan Usung Mesin Hybrid V6 1.184 HP

- Jum'at, 10/04/2026
 Ferrari F80 Resmi Diperkenalkan, Tinggalkan V12 dan Usung Mesin Hybrid V6 1.184 HP
Performa “Monster” Berbasis Teknologi Balap

Industri otomotif global kembali diguncang setelah Ferrari F80 resmi diperkenalkan sebagai mobil flagship terbaru untuk era 2026. Namun, peluncuran ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan pecinta otomotif, terutama karena Ferrari untuk pertama kalinya meninggalkan mesin V12 legendaris pada lini teratasnya.

Keputusan Ferrari mengganti V12 dengan mesin V6 dianggap kontroversial. Banyak penggemar menyayangkan hilangnya suara khas 12 silinder yang selama ini menjadi identitas kuat brand asal Italia tersebut.

Namun di balik kontroversi itu, Ferrari menghadirkan teknologi yang jauh melampaui ekspektasi.

Performa “Monster” Berbasis Teknologi Balap

Ferrari F80 dibekali mesin 3.0 liter V6 twin-turbo dengan sudut 120 derajat yang terinspirasi langsung dari mobil balap Ferrari 499P—pemenang ajang 24 Hours of Le Mans. Mesin ini dipadukan dengan sistem hybrid canggih serta teknologi turbo elektrik yang menghilangkan turbo lag.

Hasilnya, mesin pembakaran internal saja mampu menghasilkan sekitar 900 tenaga kuda. Ketika dikombinasikan dengan tiga motor listrik, total output melonjak hingga 1.184 horsepower.

Akselerasi menjadi salah satu daya tarik utama. Ferrari F80 mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,15 detik—sebuah angka yang menempatkannya di jajaran hypercar tercepat di dunia.

Aerodinamika dan Handling di Level Baru

Tak hanya soal tenaga, Ferrari F80 juga mengusung pendekatan ekstrem pada aerodinamika. Mobil ini mampu menghasilkan lebih dari 1.050 kg downforce pada kecepatan tinggi berkat desain sayap aktif, diffuser besar, serta ventilasi udara agresif.

Sistem suspensi aktif yang responsif dalam hitungan milidetik membuat mobil tetap stabil bahkan saat melibas tikungan dengan kecepatan tinggi. Teknologi ini memberikan sensasi berkendara yang disebut-sebut “melawan hukum fisika”.

Selain itu, F80 mengusung konsep kabin “one-plus”, yang menempatkan pengemudi sebagai pusat pengalaman berkendara dengan fokus maksimal pada performa.

Super Eksklusif, Langsung Sold Out

Ferrari hanya memproduksi 799 unit F80 di seluruh dunia. Meski dibanderol hampir 4 juta dolar AS (sekitar Rp60 miliaran), seluruh unit dikabarkan telah habis terjual bahkan sebelum produksi massal dimulai.

Langkah Ferrari ini menegaskan arah baru industri otomotif performa tinggi—menggabungkan efisiensi, elektrifikasi, dan performa ekstrem dalam satu paket.

Kini pertanyaannya, apakah era mesin V12 benar-benar akan berakhir, atau justru F80 menjadi awal revolusi baru dalam dunia hypercar?

Tags

Artikel Terkait

Terkini