JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Jakarta, Pondok Cabe, Rabu (11/02). Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan mewakili Panglima Korps Marinir hadir untuk melepas sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu prajurit terbaik Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat.
Almarhum adalah Kopka Mar (Anumerta) Edi Hariyono. Jenazah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Lampung setelah sebelumnya dilaksanakan rangkaian prosesi penghormatan terakhir. Upacara diawali dengan salat jenazah dan dilanjutkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
“Kepergian almarhum adalah duka mendalam bagi kita semua. Namun, semangat dan loyalitasnya tidak akan ikut terkubur. Ia akan tetap hidup menjadi pelita bagi prajurit-prajurit muda yang meneruskan perjuangannya,” demikian pesan pimpinan Korps Marinir yang disampaikan dalam prosesi tersebut.
Data sementara mencatat, dari total 23 prajurit yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, 18 prajurit telah berhasil ditemukan dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Meski operasi pencarian resmi oleh Basarnas telah dinyatakan selesai, Korps Marinir TNI AL menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencarian terhadap lima prajurit yang masih belum ditemukan selama tujuh hari ke depan.
Komitmen tersebut bukan sekadar prosedur, melainkan wujud janji moral dan solidaritas yang kuat di antara sesama prajurit. Korps Marinir TNI AL bertekad untuk terus berupaya membawa pulang seluruh rekan seperjuangan mereka, memastikan tidak ada satu pun prajurit yang tertinggal di medan tugas.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Operasi Militer Tekan Iran dan Hezbollah
Pemain Lokal Sumba Timur Warnai Film “Yohanna”, Hadirkan Cerita Autentik dan Pengalaman Perdana Berakting
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah