Suasana penuh semangat dan optimisme terasa di atas panggung saat salah satu pembalap senior MotoGP menyampaikan pesannya kepada para penggemar. Ia menegaskan bahwa kerja keras yang dilakukan tim selama ini semata-mata dipersembahkan untuk para pendukung setia.
“Semua ini masih terasa baru bagi saya, tapi sangat menyenangkan. Saya memang sudah tidak muda lagi, tapi belajar hal baru itu luar biasa,” ujarnya disambut sorak sorai penonton.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan tim yang kini dibelanya. Menurutnya, kombinasi tim yang solid dan motor yang kompetitif menjadi modal utama untuk bersaing di musim ini.
“Kami adalah tim terbaik di grid. Kami punya motor terbaik, jadi kami punya semua yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Memang tidak mudah melawan tim pabrikan Ducati, apalagi dengan kehadiran Marc,” katanya.
Pembalap tersebut juga menyinggung perjalanan kariernya yang sempat melewati musim-musim sulit. Namun, titik balik terjadi ketika ia bergabung dengan tim satelit Ducati musim lalu, yang mengantarkannya kembali meraih gelar juara dunia.
“Kami melewati masa yang sangat berat di tahun-tahun sebelumnya. Tapi sejak saya bergabung dengan tim ini, dengan motor dan kru yang luar biasa, kami kembali menjadi juara dunia. Sekarang kami menikmati momen ini,” ungkapnya.
Menatap musim baru, ia menegaskan ambisinya untuk kembali bertarung di papan atas, bahkan harus bersaing dengan rekan setim yang ia sebut sebagai ‘saudara’, serta para pembalap top lainnya.
“Saya akan mencoba segalanya untuk membuat musim ini lebih sulit bagi Marc. Kami akan berjuang lagi,” tegasnya.
Acara tersebut ditutup dengan ajakan penuh semangat kepada para pembalap muda untuk terus bermimpi dan berjuang menjadi juara, disertai tepuk tangan meriah dari para penggemar yang memadati arena.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Operasi Militer Tekan Iran dan Hezbollah
Pemain Lokal Sumba Timur Warnai Film “Yohanna”, Hadirkan Cerita Autentik dan Pengalaman Perdana Berakting
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah