• Selasa, 10/02/2026
Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung bagi sejumlah brand otomotif di JAkarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta Pusat Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Menlu Sugiono: Presiden Prabowo Akan Gelar Pertemuan Rutin Bahas Arah Politik Luar Negeri

- Rabu, 04/02/2026
Menteri Luar Negeri Sugiono ( Biro Sekpres )

Jakarta – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan menjadwalkan pertemuan rutin dengan berbagai tokoh nasional guna menyamakan pemahaman terkait arah dan kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sugiono usai pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh-tokoh pengamat hubungan internasional, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, akademisi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI, yang berlangsung dari sore hingga malam hari.

“Pertemuan ini merupakan satu rangkaian yang akan dijadwalkan secara rutin, agar tercapai pemahaman dan frekuensi yang sama mengenai arah dan kebijakan politik luar negeri pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden,” ujar Sugiono kepada awak media.

Presiden Tegaskan Arah Politik Luar Negeri

Sugiono menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menegaskan posisinya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang memegang kedaulatan penuh dalam menentukan arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Diskusi dilakukan secara terbuka, dengan pemaparan materi yang jelas serta dialog dua arah antara Presiden dan para peserta undangan. Para tokoh yang hadir juga diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, pemikiran, dan pertimbangan mereka.

“Materi dijelaskan secara terbuka, kemudian terjadi diskusi dua arah. Masing-masing tokoh menyampaikan pandangan dan pertimbangannya,” jelasnya.

Tidak Ada Pro dan Kontra, Diskusi Saling Menguatkan

Menanggapi pertanyaan soal adanya pro dan kontra dalam diskusi, Sugiono menegaskan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan tidak diwarnai perbedaan yang bersifat tajam.

“Saya tidak melihat ada pro dan kontra. Yang ada adalah perspektif yang berbeda, dan itu dibicarakan secara terbuka. Pada akhirnya semua melihat politik luar negeri sebagai satu kepentingan bersama,” tegasnya.

Menurut Sugiono, perbedaan sudut pandang yang muncul justru saling memperkuat dan sejalan dengan pertimbangan serta pemikiran pemerintah dalam merumuskan kebijakan luar negeri.

Apresiasi Kehadiran Tokoh Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh yang hadir dan bersedia memenuhi undangan Presiden hingga malam hari.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kehadiran semua tokoh. Diskusi seperti ini penting dan akan terus dilanjutkan ke depan,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun komunikasi yang terbuka dan inklusif dalam merumuskan serta menyampaikan arah politik luar negeri Indonesia kepada publik.

Tags

Artikel Terkait

Terkini