• Selasa, 10/02/2026
Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung bagi sejumlah brand otomotif di JAkarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta Pusat Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Duet Cakra Khan dan Chrisye Hidupkan Kembali “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” di 2026

- Rabu, 04/02/2026
Duet Cakra Khan dan Chrisye Hidupkan Kembali “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” di 2026
Cakra Khan ( dok Musica Studios )

Jakarta – Lebih dari dua dekade sejak pertama kali dirilis, lagu legendaris “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” kembali hadir menyentuh ruang batin pendengarnya. Di tahun 2026, karya monumental milik Chrisye tersebut dihidupkan kembali lewat kolaborasi lintas generasi bersama Cakra Khan, menghadirkan dialog emosional antara masa lalu dan masa kini.

Pertama kali diperkenalkan pada 1997, “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” merupakan hasil kolaborasi Chrisye dengan sastrawan besar Taufiq Ismail. Lagu ini lahir dari sebuah puisi religius yang terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65, yang menggambarkan hari ketika anggota tubuh manusia menjadi saksi atas segala perbuatan yang dilakukan semasa hidup.

Kekuatan lirik yang reflektif, dipadukan dengan vokal khas Chrisye yang tenang namun menghunjam, menjadikan lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan juga renungan spiritual yang mendalam. Hingga kini, lagu tersebut kerap disebut sebagai salah satu karya terbaik dalam sejarah musik Indonesia.

Sentuhan Baru, Ruh Tetap Sama

Dalam versi terbaru ini, suara Cakra Khan berpadu dengan vokal mendiang Chrisye melalui teknologi audio modern. Cakra Khan tampil dengan karakter vokalnya yang penuh emosi, namun tetap menjaga kesakralan dan pesan utama lagu.

Kolaborasi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan versi asli, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan musik Chrisye sekaligus upaya memperkenalkan pesan moral lagu tersebut kepada generasi baru.

“Lagu ini mengajarkan kejujuran, pertanggungjawaban, dan kesadaran spiritual. Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari karya sebesar ini,” ungkap Cakra Khan dalam keterangannya.

Puisi, Iman, dan Musik Abadi

Taufiq Ismail pernah menjelaskan bahwa puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” lahir dari perenungan mendalam tentang pertanggungjawaban manusia di hadapan Tuhan. Chrisye kemudian menerjemahkan puisi tersebut ke dalam bahasa musik yang sederhana namun sarat makna, membuat pesan spiritualnya mudah diterima lintas generasi.

Kini, di tangan Cakra Khan, lagu tersebut kembali bergaung dengan aransemen yang lebih modern, namun tetap setia pada nuansa khusyuk dan reflektif yang menjadi jiwanya.

Kehadiran ulang “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” di tahun 2026 membuktikan bahwa karya besar tidak pernah lekang oleh waktu. Lagu ini tetap relevan, menjadi pengingat bahwa musik bukan hanya hiburan, tetapi juga medium untuk menyampaikan nilai, iman, dan kemanusiaan.

Tags

Artikel Terkait

Terkini