Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan dukungan penuh PKB terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan seluruh program strategis pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan usai audiensi jajaran DPP dan DPW PKB se-Indonesia dengan Presiden di Jakarta.
Muhaimin menyampaikan, pertemuan tersebut menjadi momentum PKB untuk memperkenalkan kepengurusan baru partai hingga tingkat provinsi, mulai dari Papua hingga Aceh, sekaligus menyampaikan berbagai gagasan demi menyukseskan pemerintahan saat ini.
“Alhamdulillah kami jajaran pengurus DPP PKB dan seluruh ketua DPW PKB se-Indonesia baru saja beraudiensi dengan Bapak Presiden untuk memperkenalkan kepengurusan lengkap yang baru terpilih,” ujar Muhaimin.
Laporkan Konsolidasi dan Akademi Politik
Dalam pertemuan tersebut, PKB juga melaporkan telah menyelesaikan Akademi Politik Kebangsaan (APK), yang menjadi syarat bagi calon pengurus utama partai. Selain itu, PKB telah menggelar rapat koordinasi nasional guna merumuskan ide dan usulan untuk mendukung pemerintahan Prabowo.
PKB menegaskan komitmennya mendukung penuh kebijakan pemerintah yang dirasakan langsung oleh rakyat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami siap mensukseskan program-program strategis, termasuk membangun ekosistem makan bergizi gratis dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar supply dan demand berjalan produktif,” kata Muhaimin.
Dukungan Diplomasi dan Geopolitik
PKB juga menyatakan dukungan terhadap langkah diplomasi Presiden Prabowo di kancah internasional. Menurut Muhaimin, Prabowo memahami secara mendalam dinamika geopolitik global yang kompleks dan membutuhkan penanganan khusus.
“PKB mendukung penuh peran diplomatik Presiden Prabowo yang produktif dan membanggakan, termasuk berbagai inisiatif global yang menyangkut kepentingan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Dorong Ekonomi Konstitusi Pasal 33 UUD 1945
Isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah agenda perubahan sistem ekonomimenuju ekonomi konstitusi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. PKB menilai sistem ekonomi yang terlalu liberal dan kompetitif perlu dikoreksi agar memberi ruang lebih besar bagi pelaku ekonomi kecil.
“Yang kecil saatnya mendapatkan akses. Permodalan tidak boleh hanya dinikmati segelintir orang, tetapi harus dinikmati oleh lapisan masyarakat paling bawah. Negara harus hadir melindungi ekonomi kecil,” ujar Muhaimin.
PKB menilai kebijakan ini membutuhkan dukungan regulasi yang kuat, baik melalui undang-undang, peraturan pemerintah, maupun keputusan strategis lainnya agar keadilan dan pemerataan ekonomi benar-benar terwujud.
Siap Jadi Garda Terdepan
Muhaimin menegaskan PKB puas dengan kepemimpinan Presiden Prabowo dan siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan seluruh program pemerintah, baik melalui jalur legislatif maupun gerakan sosial keagamaan di berbagai daerah.
“PKB yakin Presiden Prabowo akan sukses memimpin bangsa ini, bukan hanya lima tahun, bahkan sepuluh tahun ke depan,” ujarnya.
Terkait isu reformasi sistem politik dan pemilu, Muhaimin menyebut perlunya membatasi kompetisi politik yang terlalu intens agar lebih produktif bagi bangsa. Namun, ia menegaskan belum ada pembahasan teknis, termasuk soal pilkada maupun ambang batas parlemen, dalam pertemuan tersebut.
“Pada prinsipnya, kami fokus mendukung pemerintahan dan memastikan agenda ekonomi konstitusi berjalan dengan adil dan berpihak pada rakyat kecil,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana