Washington, D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan pembentukan US Strategic Critical Minerals Reserve, cadangan strategis mineral kritis pertama dalam sejarah AS yang ditujukan untuk kebutuhan industri sipil pada masa krisis. Inisiatif besar ini diluncurkan melalui program bertajuk Project Vault dan digadang-gadang menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan industri serta keamanan nasional Amerika.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa selama bertahun-tahun perusahaan AS rentan terhadap gangguan pasokan mineral penting, terutama saat terjadi krisis global. Menurutnya, Project Vault dirancang agar Amerika Serikat tidak lagi mengalami kelangkaan mineral kritis seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
“Seperti halnya Strategic Petroleum Reserve, kini kita memiliki cadangan strategis mineral kritis untuk industri Amerika,” ujar Trump.
Didukung Pendanaan Negara dan Swasta
Project Vault akan mengombinasikan USD 10 miliar pembiayaan dari Export-Import Bank (EXIM Bank) dengan USD 2 miliar dana sektor swasta. Pemerintah mengklaim proyek ini tidak akan membebani pembayar pajak, bahkan berpotensi memberikan keuntungan dari bunga pembiayaan.
Ketua EXIM Bank John Yavanovich menyebut Project Vault sebagai solusi khas Amerika yang menggabungkan kekuatan pasar modal, manufaktur, dan industri pertambangan. Ia menegaskan bahwa cadangan ini mencakup seluruh mineral kritis dan rare earth yang dibutuhkan industri nasional.
“Ini adalah cadangan strategis mineral kritis pertama dalam sejarah yang dirancang tanpa subsidi pajak dan justru memberi imbal hasil bagi negara,” kata Yavanovich.
Dorong Kebangkitan Industri Tambang dan Manufaktur
Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menyoroti percepatan izin tambang di bawah pemerintahan Trump, termasuk pembukaan ribuan klaim tambang di Alaska dan reformasi besar dalam perizinan yang sebelumnya mangkrak hingga puluhan tahun.
Ia juga mengungkapkan pembentukan “klub negara” untuk kerja sama perdagangan mineral kritis, yang saat ini telah diikuti sejumlah negara sekutu dan akan segera diperluas.
Dukungan Industri Otomotif dan Pertambangan
CEO General Motors Mary Barra menyambut baik kebijakan ini dan menilai ketahanan rantai pasok mineral sangat krusial bagi industri otomotif. Ia menyebut kondisi bisnis otomotif AS tetap kuat dan optimistis terhadap pertumbuhan industri pada 2026.
Sementara itu, pendiri Ivanhoe Mines Robert Friedland menegaskan bahwa hampir seluruh produk modern—mulai dari ponsel hingga kamera—bergantung pada hasil pertambangan. Ia menyebut kebijakan ini sebagai titik balik bagi reindustrialisasi Amerika.
“Moral para penambang sangat tinggi. Untuk pertama kalinya, kami benar-benar melihat harapan,” ujarnya.
Perkuat Keamanan Nasional
Pejabat kabinet dan anggota Kongres yang hadir menekankan bahwa kemandirian mineral kritis merupakan bagian dari kedaulatan ekonomi dan keamanan nasional. Project Vault disebut sebagai transaksi terbesar dalam sejarah EXIM Bank dan dinilai strategis bagi manufaktur, tenaga kerja, serta posisi geopolitik AS.
Trump menutup acara dengan menyatakan bahwa Project Vault akan menjadi tonggak penting dalam mengembalikan industri tambang, manufaktur, dan otomotif Amerika Serikat ke posisi terdepan dunia.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Operasi Militer Tekan Iran dan Hezbollah
Pemain Lokal Sumba Timur Warnai Film “Yohanna”, Hadirkan Cerita Autentik dan Pengalaman Perdana Berakting
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah