Pelatih menegaskan bahwa mentalitas dan sikap bermain akan menjadi kunci utama timnya jelang pertandingan berikutnya. Ia mengaku puas dengan performa tim dalam laga terakhir, meski masih ada sejumlah peluang emas yang gagal dimaksimalkan.
“Pada akhirnya ini soal mentalitas. Bagaimana sikap kami saat masuk ke pertandingan. Itu yang harus selalu kami tunjukkan,” ujar sang pelatih dalam sesi jumpa pers.
Menurutnya, performa tim pada laga akhir pekan lalu menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Setelah kembali menonton ulang pertandingan tersebut, ia merasa puas dengan cara tim membangun permainan dan mengontrol jalannya laga.
“Kalau saya lihat ulang pertandingan hari Sabtu, saya sangat puas dengan cara kami bermain sepak bola. Sangat menyenangkan untuk dilihat. Tentu saja kami melewatkan beberapa peluang besar, tapi itu bagian dari sepak bola,” katanya.
Fokus Progres, Bukan Kesempurnaan
Pelatih menegaskan bahwa timnya tidak mengejar kesempurnaan instan, melainkan progres bertahap.
“Kami tidak mengejar kesempurnaan. Kami mengejar progres. Selangkah demi selangkah, kembali ke level kami yang sebenarnya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kondisi skuad yang kini berada dalam situasi positif, dengan banyak pemain berada di level performa terbaik. Hal tersebut membuat persaingan menembus starting XI semakin ketat.
“Saat ini tidak mudah mendapatkan tempat di sebelas pemain inti. Itu pertanda bagus,” ujarnya.
Peran Pemain Pengganti Jadi Kunci
Selain sebelas pemain awal, pelatih memberi penekanan khusus pada peran pemain pengganti. Menurutnya, lima pemain yang masuk dari bangku cadangan sering kali menjadi pembeda hasil pertandingan.
“Kami memulai dengan 11 pemain, tapi ada lima pemain yang menyelesaikan pertandingan dan membuat kami sukses. Mereka sama pentingnya,” tegasnya.
Ia memuji para pemain pengganti yang dinilai mampu langsung menyatu dengan ritme permainan dan memberi dampak nyata.
“Mereka masuk dengan cara bermain yang sama, langsung membantu tim. Inilah yang ingin saya lihat,” tambahnya.
Siap Bertarung
Menjelang laga berikutnya, sang pelatih menekankan bahwa kualitas saja tidak cukup. Tim juga harus siap berduel dan bertarung di lapangan.
“Kami punya kualitas besar, tapi kami juga harus berjuang. Masuk duel, bertarung untuk setiap bola. Itu yang saya ingin lihat,” tutupnya.
Dengan suasana tim yang disebut sedang berada dalam “mood fantastis”, sang pelatih optimistis timnya siap melanjutkan tren positif dalam pertandingan selanjutnya.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Operasi Militer Tekan Iran dan Hezbollah
Pemain Lokal Sumba Timur Warnai Film “Yohanna”, Hadirkan Cerita Autentik dan Pengalaman Perdana Berakting
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah