Tes pramusim World Superbike (WorldSBK) 2026 berlangsung jauh dari kata ideal. Selama empat hari pengujian di dua sirkuit berbeda, para pembalap nyaris tidak mendapatkan waktu lintasan kering sama sekali. Setelah dua hari diguyur hujan di Jerez, rombongan WorldSBK berharap menemukan cuaca cerah di Portimão, Portugal. Namun kenyataannya justru lebih buruk, dengan lintasan kembali basah sepanjang sesi.
Kondisi ini membuat persiapan menuju seri pembuka musim 2026 di Phillip Island, Australia, menjadi salah satu yang paling tidak terprediksi dalam beberapa tahun terakhir.
Juara tim musim lalu, Aruba.it Racing Ducati, memasuki musim dengan motor baru Panigale V4R, tetapi minim jarak tempuh untuk memahami perbedaannya dibanding model sebelumnya. Nicolò Bulega hanya mencatatkan total 42 lap sepanjang tes, sebagian besar di lintasan basah. Meski tetap dijagokan berdasarkan performa 2025, tanda tanya besar masih menyelimuti kesiapan Ducati.
Situasi serupa dialami rekan setimnya, Álvaro Bautista, yang hanya mengumpulkan 35 lap di kondisi basah dengan motor baru. Meski terbatas, jarak tempuh Ducati masih lebih baik dibanding sejumlah rival.
Tim-tim seperti Pata Yamaha, GRT Yamaha, dan Motocorsa justru sama sekali tidak mencatatkan satu lap pun di Portimão, setelah enam pembalap mereka terpaksa menepi akibat cuaca ekstrem. ROKiT BMW Motorrad memilih langkah berbeda dengan memboyong peralatan ke Valencia, di mana Miguel Oliveira dan Danilo Petrucci berhasil mencatatkan beberapa lap di Sirkuit Ricardo Tormo.
Bagi para pendatang baru WorldSBK 2026, pekan ini menjadi krusial sekaligus mengkhawatirkan. Dengan minimnya mileage, beberapa pembalap tetap memaksakan turun lintasan meski hujan deras. Jake Dixon menorehkan 27 lap basah bersama Honda, sementara Alberto Surra dan Lorenzo Baldassarri mencatatkan 58 dan 39 lap dalam dua hari pengujian.
Dari total peserta tes, hanya tiga pembalap lain yang ikut ambil bagian. Garrett Gerloff mencatatkan waktu tercepat tes dengan 1 menit 46,262 detik, meski masih terpaut sekitar tujuh detik dari rekor lap. Pembalap asal Texas itu hanya menuntaskan 16 lap sebelum timnya menghentikan program lebih awal. Yari Montella dan tim Barni Racing memilih pendekatan konservatif, sementara Sam Lowes bersama Marc VDS hanya melakukan dua kali run singkat tanpa catatan waktu.
Sementara itu, para test rider memanfaatkan kebebasan jadwal. Xavi Fores mencatatkan 73 lap untuk tim Vim Motor, sedangkan di kubu HRC, Ryan Vickers dan Tetsuta Nagashima sempat mengalami insiden jatuh di Tikungan 3 pada hari kedua. Jonathan Rea sendiri absen dari sesi ini.
Tes di Portimão ditutup dengan kehadiran Philipp Öttl dari kelas World Supersport, melengkapi daftar pembalap yang turun lintasan di Portugal.
Kini, fokus seluruh tim tertuju pada Phillip Island, yang akan menggelar dua hari tes terakhir dalam 18 hari ke depan. Dengan masih banyak tanda tanya soal performa motor dan kesiapan pembalap, musim WorldSBK 2026 dipastikan akan dimulai dengan tensi tinggi ketika lampu start akhirnya padam di Australia
Artikel Terkait
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah
Astronot NASA Berbagi Pengalaman Dramatis di Perjalanan Menuju Bulan
Huawei Pura X2 Muncul dari Aksesori Pihak Ketiga