Olympique Lyonnais (OL) melanjutkan tren positif mereka dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas FC Metz di Stadion Saint-Symphorien. Hasil ini memastikan kemenangan kedelapan beruntun OL di semua kompetisi, sekaligus mengokohkan posisi mereka di empat besar klasemen Ligue 1.
Lyon langsung tampil agresif sejak awal laga. Bermain dengan garis pertahanan tinggi, Metz sempat memberi ancaman, namun justru celah di lini belakang mereka dimanfaatkan dengan baik oleh OL. Gol pembuka tercipta lewat Endrick yang memanfaatkan umpan matang Corentin Tolisso. Penyerang muda asal Brasil itu menunjukkan kualitasnya dengan pergerakan cepat dan penyelesaian dingin untuk membawa Lyon unggul 1-0.
Tekanan Lyon terus berlanjut. Metz sempat mencoba bangkit, namun solidnya pertahanan OL membuat mereka kesulitan. Justru Lyon yang kembali menambah keunggulan melalui Rúben Kluivert, yang mencetak gol usai memanfaatkan umpan silang akurat dari Khalis Merah. Gol tersebut menjadi penegas performa impresif Kluivert sejak awal tahun 2026.
Tak berhenti sampai di situ, Lyon memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat tembakan keras Tyler Morton dari luar kotak penalti. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik Ainsley Maitland-Niles yang menusuk dari sisi kanan sebelum bola diselesaikan Morton dengan sepakan presisi.
Metz sempat memperkecil ketertinggalan melalui Koffi Kouao, memanfaatkan kelengahan lini belakang Lyon. Namun respons OL sangat cepat. Endrick kembali menunjukkan kelasnya dengan gol keduanya dalam laga ini, memenangi duel satu lawan satu melawan kiper Jonathan Fischer. Gol tersebut menegaskan ketajaman Endrick yang kini telah mencetak empat gol dari tiga pertandingan Ligue 1bersama Lyon.
Di babak kedua, Metz sempat menambah gol lewat Habib Diallo sehingga skor menjadi 4-2. Namun Lyon tetap bermain disiplin dan tidak memberi ruang kebangkitan bagi tuan rumah. Puncaknya, Endrick dilanggar di kotak penalti dan sukses mengeksekusi sendiri tendangan 12 pas tersebut untuk melengkapi hat-trick dan mengunci kemenangan Lyon menjadi 5-2.
Kemenangan ini semakin menegaskan peran Endrick sebagai faktor pembeda Lyon di paruh kedua musim. Dengan empat gol dari tiga laga liga, penyerang muda Brasil itu langsung memberi dampak besar sejak bergabung. Lyon pun kini semakin percaya diri menatap persaingan papan atas Ligue 1 dengan modal performa konsisten dan lini serang yang tajam.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Operasi Militer Tekan Iran dan Hezbollah
Pemain Lokal Sumba Timur Warnai Film “Yohanna”, Hadirkan Cerita Autentik dan Pengalaman Perdana Berakting
Film “Yohanna” Angkat Kisah Sumba, Libatkan Talenta Lokal dan Raih Apresiasi Global
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah