Jakarta — 7 November 2025-Aktris sekaligus produser Happy Salma berbagi kisah menarik soal pengalamannya duduk sebagai juri dalam ajang Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) 2025. Dalam jumpa pers virtual dari Studio 16, Tower 3, Lantai 5 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/11), Happy mengaku bahwa proses penjurian menjadi momen yang menantang, terutama dalam menjaga objektivitas dan keadilan.
“Yang paling menantang buat saya adalah bagaimana terus menggali pengetahuan dan meyakinkan diri sendiri,” ujar Happy. “Karena kadang-kadang kita enggak bisa terus mengandalkan perasaan atau pengalaman saja. Penghayatan itu juga ada batasnya.”
Sebagai aktris yang telah berkiprah lama di dunia film, Happy mengakui bahwa setiap aktor memiliki daya pikat dan kekuatan masing-masing. “Yang kita nilai hampir semuanya punya kelebihan dan daya tarik tersendiri. Kadang saya yakin satu nama, tapi Oka bilang lain, Cau (Aco) bilang beda lagi, Bang Roni lain lagi, Anggi juga punya pandangan sendiri,” tuturnya.
Happy menilai dinamika perbedaan pendapat antarjuri justru menjadi pengalaman berharga. “Saya dikepung empat laki-laki, tapi menyenangkan karena ada ruang berdiskusi dari perspektif perempuan. Itu membuat penilaian lebih kaya,” katanya.
Menurut Happy, proses penjurian IMAA bukan hanya soal siapa yang paling disukai, melainkan harus disertai argumentasi dan tanggung jawab yang kuat. “Menangkan seseorang bukan karena suka atau tidak suka, tapi karena alasan yang logis dan adil. Itu yang paling sulit—untuk benar-benar adil,” tegasnya.
Ia pun memuji penyelenggaraan IMAA yang menurutnya konsisten menjaga ekosistem perfilman nasional. “Festival seperti IMAA ini jadi bagian penting dari ekosistem industri film. Dukungan swasta, pemerintah, dan para pelaku seni harus terus bergandengan tangan,” ujarnya.
Happy menutup dengan optimisme bahwa perfilman Indonesia akan terus berkembang. “Seni itu multiinterpretasi. Tidak ada yang mutlak benar atau salah. Tapi kalau semua pihak terus bekerja sama, perfilman kita enggak akan pernah mati,” pungkasnya.
Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) 2025 digelar sebagai ajang apresiasi bagi para aktor dan aktris terbaik tanah air yang telah berkontribusi bagi kemajuan industri perfilman Indonesia.
Artikel Terkait
Dinar Candy Akui Kehadiran Resul Bawa Dampak Positif, Tetap Fokus Kembangkan Bisnis dan Karier DJ
FKJ Buka Era Baru Lewat Single “Soulmates”, Umumkan Album Ketiga ‘Tyber’
Erin Taulany Sebut Anak-anaknya Terganggu Imbas Polemik dengan ART, Kuasa Hukum Minta Proses Hukum Dihormati
Belum Siap Menikah, Dinar Candy: Aku Enggak Sanggup Mental