Tokyo, 26 Oktober 2025 — Timor Leste secara resmi bergabung sebagai anggota penuh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam rangkaian KTT ASEAN dan pertemuan terkait yang dimulai pada 26 Oktober. Ini merupakan penambahan anggota baru pertama sejak Kamboja pada tahun 1999, atau setelah 26 tahun.
Timor Leste, yang meraih kemerdekaan dari Indonesia pada tahun 2002, telah mengajukan permohonan keanggotaan ASEAN sejak 2011. Setelah melalui proses panjang dan sejumlah tahapan penyesuaian, negara tersebut kini resmi menjadi anggota kesebelas organisasi kawasan itu.
Dalam KTT tersebut, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida juga bertemu untuk pertama kalinya dengan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmão, yang juga merupakan presiden pertama negara itu. Pertemuan berlangsung hangat dan menandai awal hubungan diplomatik yang lebih erat antara kedua negara.
Pada konferensi pers setelah upacara penerimaan resmi, PM Xanana Gusmão menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Ia menyinggung tantangan ekonomi dan pendapatan nasional yang masih dihadapi negaranya, namun menegaskan bahwa bergabungnya Timor Leste dengan ASEAN merupakan langkah besar menuju pembangunan dan stabilitas regional.
“Kami sangat bangga akhirnya dapat bergabung dengan keluarga besar ASEAN. Ini bukan hanya pencapaian bagi rakyat Timor Leste, tetapi juga awal dari babak baru kerja sama regional,” ujar Gusmão dalam pernyataannya.
Keanggotaan Timor Leste diharapkan dapat memperkuat integrasi politik dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara, serta membuka peluang kerja sama baru dalam bidang pembangunan, infrastruktur, dan pendidikan. ( ANN News )
Artikel Terkait
Jackie Chan Tampil Epik di Film Aksi Sejarah “Dragon Slayer”
China Bangun Gelombang Stadion Raksasa, FIFA Tersentak oleh Skala Ambisi Infrastruktur Olahraga
Penyanyi David Ditangkap Terkait Kasus Pembunuhan Celeste Rivas Hernandez
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sanggau, Sempat Kirim Sinyal Darurat Sebelum Hilang Kontak