Jakarta, 29 Juli 2025 — Komika sekaligus aktor Mongol Stress mengungkap cerita unik di balik keterlibatannya dalam film horor terbaru Gereja Setan The Movie. Dalam acara peluncuran trailer dan poster resmi yang digelar di SCBD, Jakarta, Mongol membagikan pengalamannya yang penuh lika-liku, mulai dari grup WhatsApp yang sepi respons hingga sinyal positif lewat notifikasi transfer.
“Awalnya ini project kayaknya enggak jalan-jalan. Di WA grup yang nanya nol. Nggak ada kabar,” ungkap Mongol. “Terus, saya dihubungi Bang Tito, yang memang saya udah kenal cukup lama. Dia bilang, ‘Kita mau bikin film Gereja Setan, main ya? Gas ya?’ Langsung saya jawab, gas!”
Yang membuat Mongol benar-benar yakin film ini akan berjalan adalah ketika ia menerima pesan bahwa termin pertama untuk produksinya sudah ditransfer. “Kalau sudah ngomongin termin, berarti syuting beneran jalan. Itu jadi sinyal positif,” ujarnya disambut tawa hadirin.
Menurut Mongol, Gereja Setan The Movie hadir sebagai warna baru dalam perfilman horor Indonesia. Ia menilai selama ini horor lokal terlalu terpaku pada urban legend klasik seperti suster ngesot atau wewe gombel. “Film ini beda. Kita coba naikkan levelnya. Kita kasih tahu kalau horor itu bukan cuma yang berkeliaran di bawah, tapi dedot-nya, kekuatan gelapnya, itu yang di atas,” katanya.
Mongol juga menyinggung pentingnya penyampaian pesan spiritual dalam film ini. Meski judul dan temanya terkesan provokatif, ia menegaskan bahwa film ini tidak mendorong penonton untuk coba-coba urusan ritual atau klenik. “Dulu saya juga pernah di fase itu, manggil-manggil yang enggak perlu dipanggil. Jadi saya tahu betul risikonya. Kalau sampai ditiru orang, itu bahaya. Nah, itu yang ingin saya garis bawahi: film ini justru jadi pengingat, bukan ajakan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya dengan gaya khas, Mongol melemparkan satu kalimat yang kembali memancing tawa: “Eh, Lucifer-nya cakep loh.”
Gereja Setan The Movie dijadwalkan tayang pada 11 September 2025. Film ini digarap dengan nuansa horor spiritual dan metafisika, serta diperkuat dengan kisah-kisah pengalaman pribadi para pemain yang menambah kedalaman emosional dan daya tarik cerita.
Artikel Terkait
Rusia Soroti Rancangan Resolusi Bahrain, Tekankan Hentikan Konflik untuk Jaga Stabilitas Kawasan
Assia Keva Rilis Versi Piano Mini Album “Forevermore”, Hadirkan Nuansa Intim dan Personal
Kehidupan Mewah Kelsey Swanson Jadi Sorotan di Reality Show “The Real Housewives of Rhode Island”
Paus Pimpin Jalan Salib di Koloseum Roma, Serukan Refleksi Iman dan Kemanusiaan