Banyak gajah Sumatera mati karena dibunuh untuk diambil gadingnya. Penyanyi Tulus begitu pedui dengan gajah, Bahkan Tulus beberapa kali berkunjung ke Taman Nasional Tesso Nilo di Riau.
Kali ini Tulus datang ke Taman Nasional Tesso Nilo membawa kalung satelit GPS yang berfungsi sebagai pendeteksi lokasih gajah Sumatera.
"Saya sangat peduli sekali dengan gajah Sumatera yang bisa punah karena terancam, kalau kita tidak peduli dengan gajah, maka dari itu saya memberikan kalung satelit GPS untuk memantau gajah-gajah yang berada di Sumatera."tutur Tulus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu ( 15/8/2018).
Dana yang didapati untuk membeli kalung satelit GPS dari hasil kampanye pelestarian gajah Sumatera " Temen Gajah".
"Tahun ini, kita bisa dapat 5-6 kalung lagi dan mungkin kedepannya bisa lebih banyak lagi, karena harga kalung perunitnya sangat mahal sekali. Di Indonesia belum ada yang membuat kalung satelit GPS. Jadi pengadaanya sulit. Perunitnya seharga Rp 40 juta. dan beratnya mencapai 50 kilogram perunitnya."ujarnya.
Kalung satelut GPS yang akan dipasangkan ke gajah liar yang menjadi pemimpin kelompok . Tujuan nya, untuk mengawasi pergerakan kawanan gajah agar jangan sampai mendekat ke kawasan yang bisa membahayakan mereka. ( Munady )
Artikel Terkait