Citraselebriti – RCTI bersama MNC Pictures optimistis sinetron terbaru Tobat Jatuh Cinta dapat diterima oleh masyarakat luas. Hal tersebut disampaikan oleh Marissa Fissa Tara selaku Co-Operations Director dalam acara yang digelar di Studio MNC Pictures, Jakarta Barat, Rabu (17/6).
Dalam keterangannya, Marissa menjelaskan bahwa pemilihan para pemain dilakukan melalui pertimbangan matang dengan menghadirkan sosok-sosok yang telah dikenal publik dan memiliki daya tarik kuat, baik di layar kaca maupun platform digital.
“Kami memilih tokoh-tokoh yang memang sudah dikenal oleh masyarakat. Ada Kenny Austin, Gisel, serta pemain-pemain lainnya seperti Fajar, Neneng Risma Wulandari, Larasati Nugroho, dan Angbeen Rishi. Kami berharap mereka bersama para pemain lainnya dapat memberikan warna tersendiri dalam program ini,” ujar Marissa.
Menurutnya, kekuatan utama Tobat Jatuh Cinta tidak hanya terletak pada jajaran pemain populer, tetapi juga pada karakter-karakter yang dibangun berdasarkan realitas kehidupan sehari-hari sehingga terasa dekat dengan penonton.
Marissa mencontohkan karakter yang diperankan Neneng sebagai sosok perempuan tangguh yang harus berjuang mencari pekerjaan setelah ditinggalkan suaminya. Karakter tersebut diharapkan mampu mewakili banyak kisah yang terjadi di tengah masyarakat.
“Tadi bisa dilihat bagaimana karakter yang diperankan Neneng adalah seorang pejuang tangguh. Seorang wanita yang harus mencari pekerjaan karena ditinggal oleh suaminya. Dari situ kami terus berpikir bagaimana menciptakan karakter-karakter yang benar-benar dekat dengan kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, karakter yang diperankan Fajar Sad Boy juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Sosok Fajar yang selama ini dikenal publik dengan ciri khas dan gaya uniknya akan hadir dalam nuansa berbeda namun tetap mempertahankan identitas yang melekat di benak masyarakat.
Melalui kombinasi para pemain dengan latar belakang dan karakter yang beragam, RCTI berharap sinetron ini mampu menjangkau berbagai segmen penonton. Marissa menegaskan bahwa yang paling penting bukan hanya karakter yang disukai, melainkan bagaimana emosi dan cerita yang disampaikan dapat menyentuh hati pemirsa.
“Kami berharap karakter-karakter ini bisa menyampaikan cerita dengan baik. Jadi yang disukai penonton bukan hanya karakternya, tetapi juga emosi dan pesan yang dibawa dalam setiap cerita,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap setiap kisah yang ditampilkan dalam Tobat Jatuh Cinta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di rumah. Mulai dari perjuangan seorang perempuan menghadapi kerasnya hidup hingga hadirnya sosok dokter yang memberikan warna tersendiri dalam alur cerita.
Dengan mengusung kisah yang dekat dengan realitas sosial, Tobat Jatuh Cinta diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus pesan kehidupan yang relevan bagi pemirsa RCTI di seluruh Indonesia.