Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Donald Trump Bahas Iran, Keamanan Global, dan Kerja Sama Jepang dalam Pertemuan Bilateral di Gedung Putih

Kamis, 19/03/2026
White House

WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang di Gedung Putih pada 19 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari konflik di Timur Tengah, program nuklir Iran, hingga kerja sama ekonomi dan keamanan antara kedua negara.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi keamanan yang serius, terutama di kawasan Timur Tengah. Ia menyebut Iran sebagai ancaman besar bagi stabilitas kawasan dan dunia.

“Iran adalah ancaman serius bagi Timur Tengah dan dunia. Kami melakukan langkah yang diperlukan untuk menciptakan dunia yang lebih aman,” ujar Trump.

Trump juga mengklaim bahwa Amerika Serikat telah melakukan operasi militer signifikan terhadap Iran, termasuk melemahkan kekuatan angkatan laut dan udara negara tersebut. Ia menyebut langkah itu sebagai “tindakan berani” yang belum pernah dilakukan presiden sebelumnya.

Meski demikian, Trump memastikan bahwa pihaknya tidak akan mengirim tambahan pasukan ke wilayah konflik. “Saya tidak menempatkan pasukan di mana pun. Tapi kami akan melakukan apa pun yang diperlukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Perdana Menteri Jepang menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mencegah pengembangan senjata nuklir oleh Iran. Ia juga menyoroti meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Pasifik serta perlunya kolaborasi strategis antara Jepang dan Amerika Serikat.

Selain isu keamanan, kedua pemimpin juga membahas stabilitas pasar energi global. Jepang disebut membawa sejumlah proposal konkret untuk meredam gejolak harga energi, yang saat ini dipengaruhi oleh konflik geopolitik.

Trump turut menyinggung hubungan ekonomi dan militer antara kedua negara. Ia mengapresiasi Jepang sebagai mitra strategis dan menyebut hubungan bilateral berjalan sangat baik, termasuk dalam kerja sama pertahanan.

“Kami memiliki hubungan luar biasa dengan Jepang. Mereka benar-benar meningkatkan peran mereka,” kata Trump.

Dalam sesi tanya jawab, Trump juga menyinggung kekuatan militer AS yang disebutnya sebagai yang terkuat di dunia, serta keberhasilan industri pertahanan dalam meningkatkan produksi persenjataan.

Selain itu, ia mengkritik kebijakan pemerintahan sebelumnya terkait bantuan militer ke luar negeri dan menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas pertahanan dalam negeri.

Pertemuan ini juga menyinggung dinamika hubungan Jepang dengan China. Perdana Menteri Jepang menyatakan pihaknya tetap terbuka untuk dialog dengan Beijing demi menjaga stabilitas kawasan dan rantai pasok global.

Trump sendiri mengungkapkan rencana kunjungannya ke China dalam waktu dekat untuk membahas kerja sama perdagangan dan energi.

Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari upaya memperkuat aliansi strategis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, sekaligus menegaskan peran penting kerja sama internasional dalam menjaga stabilitas dunia.

Tags

Terkini