KENTUCKY — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pidato di hadapan pekerja dan pelaku industri di negara bagian Kentucky pada Selasa (11/3/2026). Dalam pidato tersebut, Trump menyoroti berbagai isu mulai dari ekonomi, kebijakan pajak, investasi industri, hingga operasi militer Amerika Serikat di luar negeri.
Dalam sambutannya, Trump memuji perusahaan logistik yang telah beroperasi selama puluhan tahun di Kentucky dan menyebutnya sebagai contoh keberhasilan bisnis keluarga yang berkembang menjadi perusahaan besar di sektor transportasi dan pergudangan.
Menurut Trump, kebijakan pemotongan pajak yang diberlakukan pemerintahannya telah mendorong pertumbuhan investasi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor industri di Amerika Serikat.
“Berkat pemotongan pajak yang kami lakukan, perusahaan-perusahaan kini berinvestasi lebih besar, membuka gudang baru, membeli truk baru, dan memperluas operasi mereka ke berbagai negara bagian,” kata Trump disambut tepuk tangan para hadirin.
Trump juga mengklaim ekonomi Amerika Serikat tengah berada dalam kondisi sangat kuat. Ia menyebut pasar saham mencatat puluhan rekor baru sejak pemilihan presiden terakhir, sementara dana pensiun masyarakat seperti 401(k) disebut meningkat signifikan.
Selain ekonomi, Trump turut menyinggung sektor energi. Ia menyatakan pemerintahannya meningkatkan produksi minyak dan gas alam domestik serta kembali mendukung penggunaan batu bara di Amerika.
Trump juga mengkritik kebijakan energi hijau yang sebelumnya didorong oleh pemerintahan terdahulu, termasuk gagasan Green New Deal, yang menurutnya tidak efektif bagi industri energi Amerika.
Dalam pidato tersebut, Trump turut menyinggung situasi geopolitik dan mengklaim militer Amerika Serikat berhasil melemahkan kekuatan militer Iran melalui operasi militer yang disebutnya sebagai “Operation Epic Fury”. Ia mengatakan serangan tersebut menghancurkan sebagian besar kemampuan militer Iran, termasuk angkatan udara dan fasilitas persenjataan.
“Militer kita telah menghancurkan kemampuan militer mereka. Angkatan udara mereka hilang, misil mereka rusak, dan pabrik drone mereka dihancurkan,” ujar Trump.
Namun pernyataan tersebut belum mendapat konfirmasi independen dari pihak internasional.
Dalam kesempatan itu, Trump juga menyinggung rival politiknya seperti Joe Biden dan Barack Obama, yang ia kritik terkait kebijakan ekonomi dan luar negeri sebelumnya.
Selain isu nasional, Trump turut menyinggung dinamika politik lokal di Kentucky dengan mengkritik anggota Kongres Thomas Massie yang menurutnya sering menentang kebijakan Partai Republik. Ia bahkan menyatakan dukungannya kepada kandidat lain yang akan menantang Massie dalam pemilihan pendahuluan.
Pidato tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh dan tamu undangan, termasuk petinju dan selebritas internet Jake Paul yang sempat naik ke panggung dan menyampaikan dukungannya terhadap Trump.
Di akhir pidatonya, Trump kembali menegaskan slogan politik yang telah lama digunakannya.
“Bersama-sama kita akan membuat Amerika kuat lagi, aman lagi, dan hebat lagi,” kata Trump menutup pidato di hadapan para pendukungnya.