JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama insan media kembali menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka menyambut berkah bulan Ramadan. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, sebagai bentuk sinergi antara Polri dan jurnalis dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian dan media untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
“Ini agenda tahunan antara Polri dengan seluruh teman-teman media wartawan. Kami bersinergi dan berkolaborasi memberikan hikmah serta kontribusi berkah di bulan Ramadan,” ujar Trunoyudo.
Dalam kegiatan tersebut, Polri dan wartawan membagikan takjil serta makanan kepada masyarakat, khususnya para pekerja yang masih berada di jalan saat mendekati waktu berbuka puasa, seperti pengemudi ojek online maupun pengemudi transportasi umum lainnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara institusi kepolisian dan insan pers dalam menghadirkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Selain itu, Trunoyudo juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait persiapan menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan akan dimulai dalam waktu dekat. Ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan keamanan lingkungan dan rumah yang ditinggalkan selama mudik.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar melaporkan kepada ketua RT, RW, tokoh masyarakat, maupun satuan pengamanan lingkungan. Polri juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan di kantor-kantor polisi atau polsek yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti informasi resmi dari media massa yang terverifikasi dan akurat terkait perkembangan arus mudik serta kondisi lalu lintas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik.
“Keselamatan paling utama dalam mudik adalah sampai tujuan, bukan soal kecepatan,” tegasnya.
Polri memastikan bahwa seluruh operasi pengamanan selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran akan mengedepankan pelayanan publik yang bersifat kemanusiaan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.