JAKARTA – Band bersertifikat platinum, Dirty Heads, resmi kembali meramaikan industri musik dengan merilis single terbaru berjudul “Seven Seas”. Lagu ini menghadirkan nuansa hangat dan melodis melalui perpaduan khas reggae, hip-hop, dan pop alternatif yang selama lebih dari dua dekade menjadi identitas musikal mereka.
“Seven Seas” menjadi karya baru pertama dari Dirty Heads sejak perilisan edisi deluxe album Midnight Control pada 2023. Melalui lagu ini, band asal California tersebut kembali mengangkat tema koneksi, ketahanan, dan kebersamaan—nilai-nilai yang kerap menjadi inti perjalanan musik mereka.
Dengan aransemen santai dan groove yang laid-back, “Seven Seas” menyuguhkan lirik reflektif tentang pentingnya saling hadir dan mendukung satu sama lain di masa-masa sulit. Lagu ini juga memperlihatkan kemampuan band tersebut dalam menyeimbangkan energi musik yang terasa ringan dengan kedalaman emosi yang kuat.
Vokalis Jared Watson mengatakan bahwa lagu ini terinspirasi dari berbagai tantangan yang sedang dirasakan banyak orang saat ini.
“Rasanya seperti semesta sedang melemparkan ombak yang cukup berat kepada kita semua. Banyak orang di sekitar saya, termasuk saya sendiri, sedang merasakan hal itu. Namun setiap kali saya terhubung dengan teman-teman saya, saya selalu diingatkan bahwa seberat apa pun yang kita bawa, selalu ada ruang untuk saling mendukung. ‘Seven Seas’ adalah tentang ikatan itu, tentang selalu ada untuk keluarga dan teman dalam situasi apa pun,” ujarnya.
Sejak dibentuk pada tahun 2000, Dirty Heads berhasil membangun basis penggemar global berkat kemampuan mereka memadukan berbagai genre seperti reggae, hip-hop, alternative rock, dan pop secara mulus. Popularitas mereka semakin meluas ketika single bersertifikat platinum Vacation kembali viral dan memperkenalkan musik mereka kepada generasi pendengar baru.
Tak lama setelah itu, band ini juga meraih posisi No. 1 di Alternative Radio lewat lagu Rescue Me.
Dengan lebih dari 3 miliar streaming secara global serta kolaborasi bersama sejumlah musisi ternama seperti Travis Barker, Nick Hexum, Matisyahu, hingga Slash, Dirty Heads terus berevolusi tanpa meninggalkan karakter musik yang menjadi ciri khas mereka.
Kehadiran “Seven Seas” menandai awal babak baru bagi band ini—sebuah fase yang dipenuhi semangat koneksi, optimisme, dan langkah maju dalam perjalanan musikal mereka. 🎵