Samsung Electronics dikabarkan tengah menyiapkan konsep baru untuk ponsel lipat seri Samsung Galaxy Z Flip. Sebuah paten terbaru menunjukkan kemungkinan perubahan desain yang cukup berani, yakni penggunaan dua layar di bagian depan perangkat.
Berdasarkan dokumen paten yang ditemukan oleh 91Mobiles, desain tersebut memperlihatkan sebuah layar kecil berbentuk lingkaran yang dikelilingi layar lebih besar di bagian luar ponsel. Ketika perangkat dalam kondisi terlipat, layar besar ini disebut dapat menutupi setengah bagian atas ponsel sehingga memungkinkan pengguna melihat lebih banyak informasi tanpa harus membuka perangkat.
Konsep layar bulat pada bagian luar sebenarnya pernah digunakan pada Huawei P50 Pocket. Namun pada perangkat tersebut hanya terdapat satu layar kecil di bagian luar, sementara konsep yang dipatenkan Samsung menampilkan dua layar depan sekaligus sehingga terlihat lebih unik.
Meski begitu, belum diketahui seberapa besar manfaat layar tambahan tersebut. Saat ini seri Galaxy Z Flip sendiri sudah memiliki layar penutup yang cukup fungsional untuk menampilkan notifikasi, waktu, cuaca hingga menjadi jendela bidik kamera. Kehadiran layar kedua juga berpotensi meningkatkan konsumsi daya baterai.
Para analis juga mengingatkan bahwa tidak semua paten akan benar-benar menjadi produk komersial. Banyak perusahaan teknologi mengajukan paten hanya untuk melindungi ide atau teknologi yang sedang mereka kembangkan.
Sementara itu, Samsung juga tengah bersiap merilis generasi terbaru ponsel lipatnya, yakni Samsung Galaxy Z Flip 8 yang diperkirakan meluncur sekitar Juli tahun ini. Perangkat tersebut disebut akan hadir dengan antarmuka terbaru One UI 9.
Di sisi lain, Samsung juga dikabarkan menyiapkan ponsel kelas menengah baru yaitu Samsung Galaxy A57. Perangkat ini disebut akan membawa layar Dynamic AMOLED 6,6 inci dengan refresh rate 120Hz serta ditenagai chipset Exynos 1680 dengan grafis Xclipse 550.
Galaxy A57 juga diperkirakan dilengkapi kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 12 MP, serta kamera makro 5 MP. Ponsel ini akan didukung baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat serta perlindungan tahan air dan debu berstandar IP68.
Menariknya, Samsung dikabarkan akan memberikan dukungan pembaruan sistem hingga tujuh tahun untuk perangkat kelas menengah ini. Dengan harga yang diperkirakan sekitar 499 dolar AS, Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu pesaing kuat di pasar smartphone menengah tahun ini.
Jika bocoran tersebut benar, Samsung tampaknya tidak hanya meningkatkan spesifikasi perangkatnya, tetapi juga mencoba mendefinisikan ulang ekspektasi pengguna terhadap smartphone lipat dan kelas menengah.