Pasangan unggulan kedua dunia, Alejandro Galán dan Federico Chingotto, berhasil keluar sebagai juara turnamen Premier Padel Gijón 2026 setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia Agustín Tapiadan Arturo Coello dalam final yang berlangsung sengit.
Dalam laga yang menjadi “klasik” di dunia padel tersebut, Galán dan Chingotto menang melalui pertandingan ketat dua set dengan skor 7-5 dan 7-6.
Sejak awal pertandingan, duel antara dua pasangan terbaik dunia itu berlangsung intens. Tapia dan Coello sempat menunjukkan permainan agresif dengan smash keras serta kontrol net yang kuat. Beberapa pukulan tajam Coello bahkan sempat membuat pasangan lawan kesulitan mengembalikan bola.
Namun Galán dan Chingotto tampil disiplin dengan pertahanan solid dan strategi bola lob yang presisi. Beberapa reli panjang terjadi dengan kedua pasangan saling menekan dari area net hingga garis belakang lapangan.
Set pertama menjadi milik Galán dan Chingotto setelah mereka memanfaatkan kesalahan kecil lawan pada momen krusial. Smash keras dari Galán menjadi penentu kemenangan set pertama dengan skor 7-5.
Memasuki set kedua, pertandingan semakin dramatis. Tapia dan Coello mencoba bangkit dan memberikan perlawanan sengit lewat kombinasi serangan cepat Tapia serta smash khas Coello.
Meski demikian, Galán dan Chingotto tetap tenang menghadapi tekanan. Pertahanan rapat serta koordinasi permainan yang solid membuat mereka mampu memaksa pertandingan berlanjut hingga tie-break.
Di momen penentuan tersebut, Galán kembali tampil sebagai pembeda dengan beberapa pukulan penutup spektakuler yang memastikan kemenangan pasangan tersebut.
Hasil ini sekaligus mengantarkan Galán dan Chingotto meraih gelar ke-13 mereka sebagai pasangan serta kembali menegaskan rivalitas panas dengan Tapia dan Coello di level tertinggi padel dunia.
Kemenangan di Gijón juga memperlihatkan konsistensi Galán dan Chingotto yang mampu menaklukkan pasangan nomor satu dunia dalam laga final yang penuh tekanan dan kualitas permainan tinggi.