Konflik di Timur Tengah memasuki minggu kedua dengan eskalasi besar setelah Israel dan Amerika Serikat terus melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap berbagai target di Iran. Presiden AS Donald Trump bahkan mengisyaratkan akan meningkatkan operasi militer dan memperingatkan bahwa Iran akan “dipukul sangat keras” dalam beberapa hari ke depan.
Pernyataan tersebut muncul saat Trump menghadiri upacara pemulangan jenazah enam warga Amerika yang tewas dalam konflik ini di Pangkalan Angkatan Udara di Delaware. Ia hadir bersama ibu negara dan wakil presiden.
Di tengah eskalasi perang, Trump juga memperbarui kritiknya terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena pada awal konflik menolak mengizinkan penggunaan pangkalan militer Inggris untuk operasi Amerika. Ketegangan diplomatik ini memperuncing hubungan antara Washington dan London.
Trump bahkan menyindir keputusan Inggris yang baru mempertimbangkan mengirim kapal induk ke kawasan Timur Tengah. Ia merujuk pada kapal induk HMS Prince of Wales yang sedang disiapkan untuk kemungkinan pengerahan dari Portsmouth.
“Tidak apa-apa, Perdana Menteri. Kami tidak membutuhkannya lagi, tetapi kami akan mengingatnya,” tulis Trump di media sosial, menyiratkan kekecewaan terhadap sekutu lama tersebut.
Serangan Udara Terus Mengguncang Iran
Di Iran, langit ibu kota Teheran dilaporkan kembali menyala oleh ledakan akibat serangan udara besar dari AS dan Israel. Salah satu target terbaru adalah kilang minyak di selatan kota.
Seorang warga mengatakan kepada media bahwa cahaya dari ledakan membuat malam terasa seperti siang hari. Serangan ini merupakan bagian dari upaya memaksa Iran menyerah tanpa syarat.
Namun Presiden Iran menegaskan negaranya tidak akan menyerah. Ia juga meminta maaf kepada negara-negara Teluk setelah serangan Iran mengenai wilayah mereka, namun memperingatkan bahwa serangan lanjutan dapat terjadi jika negara-negara tersebut membantu operasi militer AS atau Israel.
Dubai Diserang Drone
Konflik juga merembet ke kawasan Teluk. Di Dubai, otoritas mengonfirmasi satu orang tewas setelah kendaraan yang dikendarainya tertimpa puing-puing akibat pencegatan drone.
Serangan juga sempat menargetkan Dubai International Airport, bandara tersibuk di dunia untuk penumpang internasional. Sebuah drone jatuh di dekat terminal saat pesawat berada di landasan.
Pemerintah Uni Emirat Arab mengatakan mereka berhasil mencegat lima rudal dan lebih dari 100 drone dalam satu hari. Layanan penerbangan sempat dihentikan sementara demi keselamatan penumpang sebelum kembali beroperasi.
Operasi Besar Israel di Lebanon
Sementara itu di Lebanon, lebih dari 40 orang dilaporkan tewas setelah operasi militer besar Israel di Lembah Bekaa yang menjadi basis kelompok militan Hezbollah.
Di kota Nabishit, serangan udara dan darat menghancurkan sejumlah bangunan dan meninggalkan kawah besar di lokasi ledakan. Pertempuran sengit terjadi setelah pasukan khusus Israel diterjunkan dengan helikopter pada malam hari.
Diduga salah satu tujuan operasi tersebut adalah mencari jenazah pilot Israel Ron Arad yang hilang sejak konflik Lebanon pada 1980-an, namun militer Israel kemudian mengakui jasadnya tidak ditemukan.
Serangan Meluas ke Irak
Ledakan juga dilaporkan terjadi di Baghdad setelah roket ditembakkan ke Kedutaan Besar AS. Di wilayah utara Erbil, beberapa drone juga berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara di bandara internasional setempat.
Analis menilai serangan-serangan ini merupakan pesan dari Iran kepada pihak-pihak di kawasan agar tidak ikut membantu operasi militer AS dan Israel.
Konflik Berpotensi Meluas
Dalam waktu hanya satu minggu, konflik ini telah menyebar ke berbagai wilayah dari Siprus hingga Azerbaijan dan bahkan memengaruhi jalur perdagangan di Samudra Hindia.
Perang yang telah menewaskan lebih dari seribu orang—sebagian besar di Iran—ini juga mengguncang ekonomi kawasan dan memperdalam ketegangan geopolitik global.
Meski operasi militer terus berlangsung, pertanyaan besar kini muncul: apakah Israel dan Amerika Serikat mampu mengendalikan bagaimana dan kapan perang ini akan berakhir. ( BBC )