Petenis Turki, Zeynep Sönmez, menunjukkan mental juara saat bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan wakil Amerika Serikat, Ann Li, dalam pertarungan sengit di center court, Kamis waktu setempat.
Sönmez yang dikenal lebih menyukai lapangan rumput—tempat ia meraih dua gelar—kali ini kembali membuktikan kualitasnya di hardcourt. Meski sempat berada di bawah tekanan dan menghadapi lima match point, ia mampu membalikkan keadaan dan menang dengan skor 3-6, 7-6(4), 6-4.
Pada set pertama, unggulan ketiga tampil solid dengan menyelamatkan empat break point dan menutup set 6-3 dalam 41 menit. Namun, Sönmez tak menyerah. Dukungan suporter Turki yang cukup banyak di tribun turut membakar semangatnya.
Set kedua berlangsung ketat dengan reli-reli panjang dan permainan agresif dari kedua pemain. Setelah beberapa peluang terlewat, Sönmez akhirnya memaksakan set penentuan usai merebut tie-break pada kesempatan kelima.
Memasuki set ketiga, duel semakin intens. Sönmez tampil berani dengan kombinasi permainan baseline dan serangan ke net yang efektif. Sebuah pukulan voli tajam di momen krusial menjadi titik balik sebelum ia memastikan kemenangan.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Sönmez. Selain membalas pertemuan sengit mereka sebelumnya di final Merida 2024, hasil ini juga memperbaiki rekornya di turnamen tersebut menjadi sembilan kemenangan dan hanya satu kekalahan. Ia tercatat sebagai mantan juara di ajang ini dan semifinalis musim lalu, dan kini kembali melangkah ke babak delapan besar.
“Ini pertarungan yang luar biasa. Saya hanya mencoba bertahan di setiap poin dan tidak menyerah,” ujar Sönmez usai laga.
Dengan performa penuh determinasi tersebut, Sönmez kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu penantang kuat dalam perebutan gelar musim ini.