Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

FC Twente Tahan Imbang Ajax, Persaingan Gelar Kian Panas

Senin, 23/02/2026
AFC AJAX

Pertarungan sengit tersaji dalam laga krusial Eredivisie Putri antara FC Twente dan Ajax. Duel yang digadang-gadang sebagai penentu arah perburuan gelar ini berakhir tanpa gol, namun penuh drama, peluang emas, dan satu kartu merah yang memicu kontroversi.

Sejak menit awal, Twente langsung menekan lewat skema bola mati. Tendangan sudut Roord di menit ke-10 sempat menciptakan kemelut di depan gawang, namun kiper Van Eij sigap mengamankan bola. Ajax tak tinggal diam. Serangan cepat melalui kombinasi Evens dan Ravensbergen beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.

Peluang emas pertama lahir pada menit ke-37. Van Schoonhoven mendapatkan dua kesempatan beruntun di depan gawang Twente. Namun, keberuntungan belum berpihak. Dua kali bola hanya membentur mistar dan memantul tepat di depan garis. Twente pun selamat dari ketertinggalan lewat margin yang nyaris tak terlihat.

Memasuki babak kedua, tempo semakin meningkat. Visser tampil impresif dengan daya jelajah tinggi di sisi sayap. Umpan-umpannya menciptakan ancaman serius, termasuk sundulan Meerte van Koppen yang memaksa lini pertahanan Twente bekerja ekstra keras. Bahkan satu tembakan Spitsen sempat diblok tepat di garis gawang—penyelamatan krusial yang menjaga skor tetap imbang.

Momentum pertandingan berubah ketika Louise van Oosten diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran profesional terhadap Penok yang sudah berpeluang bebas menuju gawang. Wasit menilai itu sebagai pelanggaran terakhir (last man foul) dan tak ragu mengeluarkan kartu merah. Keputusan ini sempat memancing protes dari tribun.

Ajax sempat memiliki peluang emas melalui Jamie Ravensbergen. Sepakan mendatarnya hanya membentur tiang—untuk pertama kalinya justru Ajax yang kurang beruntung. Di sisi lain, klaim penalti dari kubu Twente akibat kontak terhadap Kip tak digubris wasit yang menilai tidak ada pelanggaran berarti.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tak berubah. Hasil ini membuat Twente tetap menjaga jarak empat poin dalam perburuan gelar. Dengan tidak adanya lagi pertemuan langsung antara kedua tim, selisih tersebut menjadi modal besar bagi sang juara bertahan.

Persaingan masih terbuka, namun hasil ini jelas memberi keuntungan psikologis bagi Twente. Dalam laga yang bisa saja ditentukan oleh satu kesalahan kecil atau satu momen brilian, kedua tim menunjukkan kualitas dan determinasi tinggi—membuktikan bahwa perburuan gelar musim ini akan terus berlangsung hingga pekan terakhir.

Tags

Terkini