Jakarta – Kerinduan penggemar Malaysia terhadap Dewa 19 kembali terjawab. Bersama promotor Icon Entertainment yang dipimpin Iman Tang, band legendaris Indonesia itu dipastikan kembali menggelar konser spektakuler di Axiata Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6 Juni 2026,
Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani, mengaku selalu merasakan atmosfer berbeda setiap kali tampil di Malaysia.
“Fans di sana menggila, ramai banget. Seronok rasanya. Malaysia itu seperti rumah kedua buat saya,” ujar Dhani ditemui dalam jumpa pers di Java Rock, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu ( 22/2).
Ia bahkan menyebut Kuala Lumpur sebagai “country second”-nya setelah Garut. Dhani juga mengenang momen-momen santai saat berkunjung, mulai dari belanja di Pavilion hingga menikmati kuliner khas seperti nasi lemak dan Jalan Alor.
Rekor Sold Out yang Fantastis
Kesuksesan Dewa 19 di Malaysia bukan isapan jempol. Pasca pandemi 2022, konser mereka di Kuala Lumpur langsung sold out dalam waktu satu jam. Bahkan, tingginya permintaan membuat pihak promotor menambah satu hari pertunjukan.
Fenomena itu ternyata menular ke Jakarta. Saat konser di Jakarta International Stadium (JIS), puluhan ribu tiket ludes hanya dalam hitungan menit.
“Waktu di KL sold out satu jam. Di JIS malah lebih cepat lagi, 60 ribu tiket habis dalam 15 menit. Ternyata Jakarta masih the best,” kata Dhani .
Menurutnya, dua konser besar itu menjadi momentum kebangkitan konser-konser stadion berikutnya, termasuk hingga ke GBK.
Ikatan Spesial dengan Promotor
Iman Tang disebut sebagai promotor yang memiliki ikatan panjang dengan Dewa 19. Ia pertama kali mengundang Dewa tampil di Kuala Lumpur sekitar 2005, yang kemudian menjadi titik balik kesuksesan konser mereka di Malaysia.
“Sebenarnya Iman Tang ini member Dewa 19 di KL. Kita sudah cocok bekerja sama,” ujar Dhani.
Ia bahkan bercanda bahwa konser Dewa selalu membawa berkah. Salah satu kisah unik, seorang penggemar Dewa 19 yang datang ke konser akhirnya menikah dengan Iman Tang.
Siapkan Panggung Spektakuler
Untuk konser 6 Juni 2026 mendatang, promotor menjanjikan konsep panggung megah dengan teknologi LED terbaru. Dhani mengaku terinspirasi dari konser internasional yang menggunakan layar LED ultra tipis seperti tirai.
“Stage ID-nya luar biasa, terutama LED-nya. Saya mau bikin surprise,” ungkapnya.
Tak menutup kemungkinan akan ada kolaborasi dengan Padi Reborn di panggung yang sama, mengingat kedua band memiliki basis penggemar yang saling beririsan di Malaysia.
Fenomena Tanpa Promosi Besar
Menariknya, Dhani mengaku Dewa 19 tak pernah melakukan promosi besar-besaran di televisi Malaysia. Namun popularitas mereka tetap kuat.
“Suatu saat bisa jadi bahan skripsi. Kenapa band Indonesia tanpa promosi signifikan bisa sangat digemari di Malaysia?” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan budaya, era 2000-an, hingga platform digital seperti YouTube bisa menjadi faktor, namun ia menyerahkan jawabannya pada penelitian akademis.
Siap Ukir Sejarah Baru
Bagi Dewa 19, konser yah bertajuk Cintaku Tertinggal di Malaysia ini bukan sekadar pembuktian eksistensi, melainkan hasrat untuk kembali menghibur warga Malaysia sebagai bentuk terima kasih atas apresiasi yang konsisten selama bertahun-tahun.
“Antusias dalam diri saya luar biasa. Kita kembali untuk mengukir sejarah lagi. Semoga lebih sukses dari sebelumnya,” tutup Dhani.
Dengan rekam jejak sold out dan basis penggemar yang solid, konser Dewa 19 pada 6 Juni 2026 diprediksi kembali menjadi momen bersejarah di Kuala Lumpur.