Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Umi Pipik Sambut Ramadan dengan Penuh Sukacita, Siapkan Kamar Khusus untuk Cucu

Senin, 16/02/2026

JAKARTA – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, pendakwah sekaligus publik figur Umi Pipikmengaku mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Baginya, kebahagiaan menjadi kunci utama dalam menyambut bulan penuh ampunan tersebut.

“Alhamdulillah, persiapannya mungkin sama seperti yang lain, lebih ke menyiapkan mental dan hati. Seorang muslim kalau tidak bahagia menyambut Ramadan, harus ditanyakan hatinya. Karena ini kesempatan besar, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup,” ujar Umi Pipik.

Ia menegaskan, Ramadan adalah momen istimewa yang diberikan Allah SWT sebagai peluang umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan meraih pahala sebanyak-banyaknya. Karena itu, ia ingin menyambutnya dengan penuh suka cita.

Meski jadwal pekerjaan tetap padat selama Ramadan, Umi Pipik memastikan waktu sore hari menjadi prioritas untuk keluarga. Ia menargetkan bisa berbuka puasa di rumah bersama anak-anaknya.

“Kalau pagi mungkin masih ada kerjaan, tapi sore harus sudah di rumah. Dari tahun ke tahun memang ditargetkan buka puasa sama anak-anak. Pasti kepikiran, nanti anak-anak makan apa, siapa yang masakin,” tuturnya.

Untuk urusan dapur, Umi Pipik mengaku tetap turun tangan langsung menyiapkan hidangan sahur dan berbuka. Ia menyesuaikan menu dengan selera anak-anak yang tidak terlalu menyukai makanan pedas.

“Anak-anak simpel, enggak bisa pedas, jadi bikin yang manis-manis saja. Harus tanya dulu maunya apa, supaya dimakan semua,” katanya sambil tersenyum.

Ramadan tahun ini terasa semakin spesial dengan kehadiran cucu pertamanya dari sang putri, Adiba Khanza. Umi Pipik bahkan menyiapkan kamar khusus untuk sang cucu di rumahnya.

“Sampai direnovasi kamarnya, dicat, dibuat serba pink. Memang disiapkan khusus untuk cucu,” ungkapnya antusias.

Pada awal masa kelahiran cucunya, Umi Pipik turut membantu merawat bayi tersebut, terutama saat putrinya masih dalam masa pemulihan pasca melahirkan. Namun kini, Adiba memilih untuk mengurus buah hatinya sendiri tanpa bantuan baby sitter.

“Anak pertama, jadi memang dia ingin pegang sendiri semuanya. Awal-awal saya bantu mandikan, sekarang sudah dia sendiri, gantian sama suaminya kalau malam,” jelas Umi Pipik.

Dengan suasana rumah yang semakin ramai dan hangat, Umi Pipik berharap Ramadan kali ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarganya serta umat Muslim pada umumnya. Baginya, kebersamaan dan kebahagiaan keluarga menjadi bagian tak terpisahkan dari makna Ramadan itu sendiri.

Tags

Terkini