Al Nassr melanjutkan tren positifnya di Liga Pro Saudi usai menundukkan Al Fateh dalam laga yang berlangsung sengit sejak menit pertama. Kembalinya Cristiano Ronaldo langsung memberi dampak besar dengan gol cepat yang membuka jalan kemenangan timnya.
Sejak peluit awal dibunyikan, Al Nassr tampil agresif. Kombinasi lini depan yang diisi Ronaldo, Sadio Mané, dan Kingsley Coman langsung menekan pertahanan lawan. Bahkan, dalam 35 detik pertama, Ronaldo sudah mendapatkan peluang emas, meski belum berbuah gol.
Al Fateh bukan tanpa perlawanan. Beberapa kali mereka mengancam melalui skema bola mati dan tembakan jarak jauh. Kiper Al Nassr, Bento, dipaksa bekerja keras menepis sepakan berbahaya yang nyaris menyamakan kedudukan.
Gol yang dinanti publik akhirnya lahir pada menit ke-18. Berawal dari kerja sama cepat di sisi sayap, Mané mengirim umpan matang yang dikembalikan ke Ronaldo. Tanpa ampun, megabintang Portugal itu melepaskan tembakan terukur yang menggetarkan jala lawan. Selebrasi khasnya kembali menghiasi stadion, menandai gol ke-18 Ronaldo musim ini—sebuah angka yang kebetulan tercipta pada menit ke-18.
Al Nassr sempat menggandakan keunggulan lewat situasi sepak pojok, namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside. Meski demikian, dominasi tuan rumah tetap terasa dengan pergerakan cepat dari lini tengah yang dipimpin Marcelo Brozovic serta kreativitas Joao Felix di lini depan.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Al Fateh beberapa kali hampir menyamakan skor, termasuk tembakan keras yang membentur mistar gawang. Namun solidnya pertahanan Al Nassr membuat keunggulan tetap terjaga.
Kepastian kemenangan datang di menit-menit akhir melalui pemain pengganti, Ayman Yahya. Baru beberapa menit berada di lapangan, ia menyambar umpan silang dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol tersebut memastikan kemenangan Al Nassr sekaligus menutup perlawanan sengit Al Fateh.
Peluit panjang berbunyi, Al Nassr menang dan memperpanjang catatan kemenangan mereka. Kembalinya Ronaldo bukan hanya menambah daya gedor, tetapi juga menghadirkan aura berbeda di lapangan—dan sekali lagi, ia membuktikan diri sebagai pusat perhatian di panggung utama.