JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi Papua Football Academy (PFA) dalam rangka pelepasan peserta Elite Camp yang akan diberangkatkan ke Austria. Program pembinaan sepak bola usia muda tersebut dikelola penuh oleh PT Freeport Indonesia sejak 2022 dan berbasis di Timika, Papua.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden, perwakilan PFA menyampaikan bahwa talenta-talenta muda dari Papua memiliki daya saing tinggi dan siap menembus level internasional. Pada kesempatan ini, para pemain terpilih akan mengikuti program elite camp selama tiga minggu di Austria dan mendapat kesempatan berlatih serta menunjukkan kemampuan mereka di tiga klub berbeda.
“Harapannya mereka memiliki lebih banyak pilihan karier dan bisa menjadi pesepak bola profesional,” ujar perwakilan PFA.
Manajemen PFA juga menegaskan komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung pembinaan jangka panjang bagi anak-anak Papua. Mereka berharap program ini dapat terus berkelanjutan seiring besarnya potensi sepak bola di Tanah Papua.
Dalam arahannya, Wakil Presiden menyambut baik program tersebut dan menilai PFA sebagai inisiatif strategis dalam membangun sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Wapres juga menekankan pentingnya dukungan fasilitas yang memadai guna menunjang pengembangan bakat anak-anak Papua.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Jaga nama Indonesia, banggakan keluarga, dan berikan kontribusi positif bagi sepak bola nasional,” pesan Wapres kepada para peserta elite camp.
Salah satu peserta, Dolfi Solossa, mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden sebelum keberangkatan ke Austria. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi dirinya dan rekan-rekan untuk tampil maksimal.
Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden juga memberikan sepatu kepada para pemain sebagai bentuk dukungan dan penyemangat. Sebagai simbol apresiasi, para peserta menyerahkan jaket dan bola yang ditandatangani langsung oleh Wakil Presiden.
Program Elite Camp Austria ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi talenta muda Papua untuk menimba pengalaman internasional sekaligus memperluas peluang berkarier di dunia sepak bola profesional.