WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menegaskan dukungannya terhadap industri batu bara nasional dalam sebuah acara di Gedung Putih, Selasa (11/2). Di hadapan para pekerja tambang, eksekutif perusahaan energi, serta sejumlah anggota Kongres, Trump menyatakan dirinya sebagai “sahabat terbaik” bagi para penambang batu bara.
Dalam sambutannya, Trump menyebut batu bara sebagai sumber energi yang “bersih dan indah” serta paling andal dalam menjaga ketahanan listrik nasional, terutama saat badai musim dingin melanda puluhan negara bagian. Ia mengklaim produksi batu bara meningkat hampir empat juta ton per bulan sejak dirinya kembali menjabat, sementara pembangkit listrik tenaga batu bara naik hampir 15 persen dalam tahun pertama pemerintahannya.
“Kita mengakhiri perang terhadap batu bara sejak hari pertama,” ujar Trump. Ia juga menyoroti pencabutan berbagai kebijakan era pemerintahan sebelumnya yang dinilai membatasi operasional pembangkit listrik tenaga batu bara.
Dalam kesempatan tersebut, Trump mengumumkan penyelamatan dua pembangkit listrik tenaga batu bara di Tennessee—Cumberland Fossil Plant dan Kingston Fossil Plant—yang sebelumnya direncanakan tutup. Keputusan itu diklaim akan mempertahankan lebih dari 450 lapangan kerja. Selain itu, Departemen Energi diarahkan untuk menyalurkan pendanaan bagi sejumlah pembangkit di West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky agar tetap beroperasi.
Trump juga menyebut telah menyetujui lebih dari 70 izin proyek tambang batu bara baru dalam satu tahun terakhir, angka yang menurutnya jauh melampaui periode pemerintahan sebelumnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri yang membidangi energi Doug Burgum, Ketua DPR Mike Johnson, Administrator EPA Lee Zeldin, serta beberapa senator dari negara bagian penghasil batu bara.
Salah satu momen yang mendapat perhatian adalah testimoni Kayla Blackford, operator truk angkut tambang dari Indiana. Ia menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah saat ini memberi kepastian kerja bagi keluarganya dan komunitas tambang tempat ia tinggal. “Kami adalah orang-orang nyata di balik helm keselamatan ini,” ujarnya.
Di akhir acara, Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Pertahanan untuk menjalin perjanjian pembelian listrik baru dengan pembangkit batu bara guna memperkuat ketahanan jaringan listrik nasional. Ia juga menerima penghargaan bertajuk “The Undisputed Champion of Beautiful Clean Coal” dari perwakilan industri batu bara.
Trump menegaskan bahwa kebijakan energi berbasis batu bara merupakan bagian dari strategi besar menjadikan Amerika sebagai produsen energi nomor satu dunia sekaligus menjaga harga listrik tetap terjangkau bagi masyarakat.