CALIFORNIA – Bad Bunny menghadirkan pertunjukan spektakuler dalam Apple Music Super Bowl LX Halftime Show yang digelar di Levi’s Stadium pada 8 Februari 2026. Rapper asal Puerto Rico itu membuktikan dirinya sebagai salah satu ikon global lewat penampilan penuh energi, budaya, dan kejutan bintang tamu.
Mengenakan busana serba putih, pelantun “BAILE INoLVIDABLE” itu membuka penampilannya dengan lagu “Tití Me Preguntó.” Ia tampil di atas panggung yang disulap menyerupai ladang tebu, sambil menggenggam bola football, diiringi para penari latar yang menari enerjik di sekelilingnya.
Tak sekadar konser, penampilan Bad Bunny juga menjadi perayaan budaya Puerto Rico. Set panggung menghadirkan replika casitas (rumah-rumah desa), adegan pria-pria lanjut usia bermain domino, hingga suasana warga menikmati piragua—es serut khas Karibia—yang memperkuat identitas akar budayanya.
Seperti tradisi Super Bowl Halftime Show, kejutan bintang tamu turut memeriahkan panggung. Cardi B, Alix Earle, Jessica Alba, Pedro Pascal, hingga Karol G terlihat bergabung di lapangan saat Bad Bunny membawakan “Yo Perreo Sola,” memicu sorak sorai puluhan ribu penonton.
Suasana semakin memanas ketika ia mengguncang stadion lewat “EoO.” Puncaknya, Bad Bunny menghadirkan Lady Gaga untuk membawakan versi Latin-fusion dari lagu “Die With a Smile,” kolaborasi Gaga dan Bruno Mars. Duet tersebut memadukan sentuhan pop dan ritme Latin yang memikat.
Menutup rangkaian medley, musisi bernama asli Benito Antonio Martínez Ocasio itu kembali ke lagu andalannya “BAILE INoLVIDABLE,” menari penuh percaya diri bersama para penari serba putih yang mengelilinginya.
Penampilan Bad Bunny di Super Bowl LX tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kebanggaan budaya Latin di panggung olahraga terbesar Amerika Serikat. Sebuah pertunjukan yang benar-benar inolvidable.