WASHINGTON – Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus penculikan yang menimpa ibu Savannah Guthrie, sekaligus memaparkan agenda padat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sepekan ke depan.
Dalam konferensi pers, Leavitt mengungkapkan bahwa Presiden Trump baru saja meninjau rekaman kamera pengawas FBI terkait kasus tersebut. Ia menegaskan keprihatinan mendalam presiden atas peristiwa itu dan kembali mengimbau masyarakat Amerika yang memiliki informasi mengenai tersangka agar segera menghubungi FBI.
“Doa seluruh Gedung Putih bersama Savannah dan keluarganya. Presiden berharap pelaku segera ditemukan dan sang ibu dapat kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Leavitt.
Leavitt juga mengumumkan agenda kenegaraan Presiden Trump. Pada Selasa waktu setempat, Trump dijadwalkan menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertemuan bilateral di Gedung Putih. Sementara itu, sisa pekan akan difokuskan pada isu energi dan deregulasi.
Presiden Trump akan menggelar acara di East Room untuk menegaskan kembali komitmennya terhadap pemanfaatan “clean, beautiful coal” sebagai sumber energi andal dan terjangkau, khususnya saat lonjakan kebutuhan listrik seperti yang terjadi pada badai musim dingin terbaru.
Pada Kamis, Trump bersama Administrator EPA Lee Zeldin akan meresmikan pencabutan endangerment finding era Presiden Barack Obama tahun 2009. Gedung Putih mengklaim langkah tersebut sebagai deregulasi terbesar dalam sejarah AS, dengan potensi penghematan hingga USD 1,3 triliun bagi masyarakat dan penurunan biaya kendaraan baru rata-rata lebih dari USD 2.400 per unit.
“Ini adalah bagian dari upaya presiden untuk menekan biaya hidup rakyat Amerika,” kata Leavitt.
Pada Jumat, Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump dijadwalkan mengunjungi Fort Bragg, North Carolina, untuk bertemu keluarga militer dan pasukan khusus yang terlibat dalam Operasi Absolute Resolve di Venezuela. Melania Trump juga akan merayakan Hari Valentine bersama anak-anak dan keluarga pasien uji klinis di National Institutes of Health.
Dalam bidang ekonomi, Leavitt menyoroti musim pengembalian pajak terbesar dalam sejarah AS berkat kebijakan pemotongan pajak kelas menengah yang diteken Trump. Ia mengklaim kebijakan tersebut meningkatkan penghasilan bersih warga, termasuk penghapusan pajak atas tip, lembur, dan jaminan sosial, serta peningkatan child tax credit.
Gedung Putih juga memperkenalkan “Trump Accounts”, rekening investasi khusus bagi anak-anak Amerika yang lahir antara 2025–2028, dengan modal awal USD 1.000 dari pemerintah federal. Program ini diklaim dapat membantu membangun kekayaan generasi muda sejak dini.
Dalam sesi tanya jawab, Leavitt turut menegaskan kembali sikap keras pemerintahan Trump terhadap imigrasi ilegal, menyatakan bahwa seluruh imigran ilegal dapat dideportasi, dengan prioritas pada pelaku kejahatan. Ia juga menepis kritik terkait statistik penegakan hukum yang dinilai menyesatkan.
Menutup konferensi pers, Leavitt memaparkan capaian pemerintahan Trump, mulai dari indeks saham yang mencetak rekor baru, penurunan tingkat kejahatan ke level terendah dalam 125 tahun, hingga sembilan bulan berturut-turut tanpa penyeberangan ilegal di perbatasan selatan AS.
“Presiden Trump fokus bekerja untuk rakyat Amerika, dan agenda besok akan menegaskan arah kebijakan energi nasionalnya,” pungkas Leavitt.