Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Rivian R2 Hadir sebagai Penantang Serius Tesla Model Y, Tawarkan Desain Ikonik dan Fitur Tak Biasa

Rabu, 11/02/2026
 Rivian R2 Hadir sebagai Penantang Serius Tesla Model Y, Tawarkan Desain Ikonik dan Fitur Tak Biasa
Tesla Model Y. Mobil tersebut adalah Rivian R2, SUV listrik

JAKARTA – Pasar SUV listrik global segera kedatangan penantang baru yang diyakini mampu mengusik dominasi Tesla Model Y. Mobil tersebut adalah Rivian R2, SUV listrik kompak terbaru dari Rivian yang digadang-gadang mampu menyamai, bahkan melampaui Model Y di sejumlah aspek penting, baik dari sisi rasional maupun emosional.

Secara desain, Rivian R2 langsung mencuri perhatian. Mengusung gaya SUV dua-boks klasik, R2 tampil lebih tegap dan maskulin dibanding Model Y yang dikenal dengan siluet aerodinamis menyerupai tetesan air. Bahasa desain Rivian R2 mengikuti kakaknya, R1, dengan ciri khas lampu depan oval dan light bar penuh yang kini menjadi identitas kuat merek Rivian.

Dari samping, R2 terlihat lebih “mahal” dan berkarakter, meski secara ukuran bodi Tesla Model Y masih sedikit lebih besar. Rivian memilih mengorbankan sebagian efisiensi aerodinamika demi tampilan SUV sejati, namun menebusnya dengan kapasitas baterai lebih besar.

Keunggulan Rivian R2 semakin terasa saat dibawa ke medan non-aspal. Berkat ground clearance hampir dua kali lipat Model Y, wheel travel lebih panjang, serta sudut approach dan departure yang lebih baik, R2 mampu melibas jalur off-road ringan hingga menanjak curam—sesuatu yang praktis mustahil dilakukan Model Y. Sistem off-road mode, kamera jalur depan, hingga brake torque vectoring membuat pengendaraan tetap terkendali di medan sulit.

Dari sisi performa, Rivian R2 juga tak kalah impresif. SUV listrik ini mampu berakselerasi 0–60 mph dalam kisaran 3,6–3,9 detik, tergantung kondisi baterai. Bahkan, Rivian telah mengonfirmasi akan hadirnya varian tri-motor yang lebih bertenaga di masa depan. Untuk pengisian daya, R2 mampu mengisi baterai dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 26 menit, setara dengan Tesla Model Y, serta kompatibel dengan jaringan Supercharger Tesla.

Masuk ke interior, Rivian R2 menawarkan pengalaman berbeda. Tidak seperti Tesla yang mengandalkan satu layar sentral, R2 hadir dengan panel instrumen pengemudi, tuas sein konvensional, serta kualitas material premium seperti aksen kayu asli. Inovasi unik juga terlihat pada kontrol iklim berbentuk dial haptik di setir, menjawab kritik minimnya tombol fisik pada mobil listrik modern.

Soal kepraktisan, R2 tampil sangat unggul. Bagasi belakangnya mencapai 812 liter, hampir setara Model Y, ditambah ruang bawah lantai dan frunk 147 liter di depan. Bahkan, Rivian menawarkan aksesori unik berupa dapur portabel dengan kompor induksi yang bisa ditenagai langsung dari baterai mobil, serta roof tent luas untuk kebutuhan berkemah.

Teknologi juga menjadi nilai jual utama. Sistem infotainment Rivian R2 tampil cepat dan intuitif, lengkap dengan AI bawaan yang memungkinkan pengemudi berinteraksi layaknya berbicara dengan asisten pribadi, mulai dari mengatur suhu kabin hingga menjadwalkan agenda.

Yang paling mengejutkan, semua keunggulan tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif. Rivian R2 dibanderol mulai sekitar USD 45.000, setara dengan Tesla Model Y versi yang paling diminati konsumen. Nilai ini dinilai sangat agresif, mengingat Rivian belum memiliki skala produksi sebesar Tesla.

Kesimpulannya, Rivian R2 bukan sekadar alternatif Tesla Model Y. Mobil ini menawarkan kombinasi kemampuan off-road, desain berkarakter, teknologi canggih, dan kepraktisan tinggi dalam satu paket. Bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik fungsional sekaligus “punya rasa”, Rivian R2 berpotensi menjadi game changer di segmen EV global.

Tags

Terkini