MELBOURNE – Pertarungan sengit tersaji dalam laga puncak Australian Open saat Elena Rybakina berhasil menaklukkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dalam pertandingan tiga set yang menegangkan. Duel bertajuk big hitters battle itu dimenangi Rybakina dengan skor 6-4, 3-6, 6-4.
Rybakina tampil super percaya diri sejak awal pertandingan. Servis keras dan pukulan pertama yang agresif membuat Sabalenka berada di bawah tekanan. Petenis Kazakhstan itu sukses mencuri breaklebih dulu dan mempertahankan keunggulan hingga menutup set pertama 6-4, disambut riuh tepuk tangan penonton Rod Laver Arena.
Memasuki set kedua, Sabalenka menunjukkan mental juara. Sang juara bertahan mulai menaikkan intensitas permainan, memaksimalkan skema serve plus one, serta memukul bola lebih dalam. Deretan ace dan pukulan forehand bertenaga menjadi kunci kebangkitan Sabalenka untuk merebut set kedua 6-3.
Set penentuan berlangsung dramatis. Sabalenka sempat unggul lebih dulu dan meraih beberapa gim beruntun, namun Rybakina tetap tenang dan tak goyah. Dengan pertahanan solid serta keberanian naik ke net, Rybakina mampu membalikkan keadaan. Break krusial di pertengahan set ketiga menjadi titik balik sebelum ia menutup pertandingan dengan kemenangan 6-4.
Pertandingan ini diwarnai reli cepat, servis keras, dan duel kekuatan dari baseline yang membuat penonton terpukau. Kedua petenis saling menekan tanpa ragu, menciptakan salah satu final paling berkualitas di Australian Open musim ini.
Kemenangan tersebut mengantarkan Elena Rybakina meraih gelar Australian Open pertamanya, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di tenis putri dunia. Sementara bagi Aryna Sabalenka, kekalahan ini mengakhiri perjuangannya mempertahankan gelar, meski performanya tetap menunjukkan karakter seorang juara.