Santa Clara, California — NFL menyatakan bahwa Charlie Puth layak mendapatkan pengakuan yang lebih besar sebagai seorang musisi papan atas. Pernyataan itu seolah terjawab ketika penyanyi lagu Attention tersebut tampil membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat pada pembukaan Super Bowl 2026, yang digelar di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Sabtu (8/2).
Menjelang laga puncak antara Seattle Seahawks melawan New England Patriots, Puth tampil mengenakan jaket kulit cokelat dan memainkan piano saat membawakan aransemen khusus The Star-Spangled Banner. Kamera menyorot para pemain dari kedua tim yang berdiri di pinggir lapangan, menyaksikan penampilan penyanyi berusia 34 tahun itu dengan penuh perhatian.
Momen tersebut menjadi penampilan yang bermakna bagi Charlie Puth, mengingat tahun 2026 juga menjadi tonggak penting dalam kehidupan pribadinya. Ia dan sang istri, Brooke Sansone, tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka, setelah mengumumkan kehamilan Brooke pada Oktober lalu.
Selain Puth, seremoni pembukaan Super Bowl 2026 juga dimeriahkan oleh Coco Jones yang membawakan lagu Lift Every Voice and Sing, serta Brandi Carlile yang tampil dengan America the Beautiful.
Meski telah banyak menuai pujian atas bakat musikalnya—termasuk dari Taylor Swift yang sempat memberi apresiasi kepada Puth dalam album The Tortured Poets Department—penunjukan Charlie Puth sebagai penyanyi lagu kebangsaan sempat menuai reaksi beragam dari penggemar olahraga. Seorang pengguna media sosial bahkan menuliskan komentar bernada skeptis pada Desember lalu, membandingkan penampilannya dengan momen legendaris Whitney Houston di Super Bowl.
Namun demikian, penampilan Charlie Puth di Super Bowl 2026 tetap menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara pembuka ajang olahraga terbesar di Amerika Serikat tersebut.