Mazda kembali menegaskan identitasnya sebagai merek otomotif yang tidak sekadar menciptakan kendaraan, tetapi juga merayakan semangat manusia untuk terus bergerak. Hal ini diwujudkan melalui filosofi bertajuk “走ってる人が好きだ” yang berarti “Kami mencintai mereka yang terus bergerak”, sekaligus menjadi benang merah dalam tema “If Mazda Were a Person” Challenge.
Melalui filosofi tersebut, Mazda menyampaikan pandangan mendalam tentang hubungan emosional antara manusia dan mobil. Mazda percaya bahwa melihat seseorang yang terus melangkah maju—mengejar tujuan, mimpi, dan tantangan—mampu menggetarkan hati, memberi keberanian, serta memicu dorongan untuk ikut bergerak. Dari sanalah lahir tekad Mazda untuk menciptakan kendaraan yang tidak hanya bisa dikendarai, tetapi juga membangkitkan keinginan kuat untuk terus melaju.
“Karena kami mencintai orang-orang yang terus bergerak, kami ingin menciptakan rasa ingin berkendara itu sendiri,” menjadi inti pesan Mazda. Filosofi ini diterjemahkan ke dalam setiap detail kendaraan, mulai dari desain, rekayasa mesin, hingga rasa menyatu antara pengemudi dan mobil yang menjadi ciri khas Mazda.
Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep Jinba Ittai, filosofi Mazda yang menekankan keselarasan sempurna antara manusia dan kendaraan. Melalui proses pengembangan yang mendalam dan tanpa kompromi, Mazda memastikan setiap mobil mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang alami, intuitif, dan menggugah emosi.
Bagi Mazda, menciptakan mobil berarti menciptakan pengalaman. Bukan sekadar membawa pengemudi dari satu titik ke titik lain, melainkan menemani perjalanan hidup, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menghadirkan kesenangan murni saat berada di balik kemudi.
Filosofi ini juga ditampilkan Mazda dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, pada 5–15 Februari 2026. Kehadiran Mazda di pameran otomotif terbesar tersebut menjadi wujud komitmen merek asal Jepang ini dalam menempatkan manusia sebagai pusat inovasi, sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan para pecinta otomotif di Indonesia.
Selama masih ada orang yang ingin bergerak dan melaju ke depan, Mazda menegaskan bahwa semangat untuk “menciptakan rasa ingin berkendara” akan terus hidup dan berkembang.