Washington, D.C. — Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump meresmikan peluncuran TrumpRx.gov, sebuah platform digital yang diklaim akan menjadi terobosan terbesar dalam sejarah penurunan harga obat resep di Amerika Serikat. Dalam acara peluncuran yang digelar Selasa malam waktu setempat, Trump menyatakan kebijakan ini akan membuat masyarakat Amerika menghemat biaya kesehatan secara signifikan sekaligus hidup lebih sehat.
“Ini adalah kesepakatan besar, sangat besar. Orang-orang akan menghemat banyak uang dan hidup lebih sehat,” ujar Trump dalam pidatonya. Ia menegaskan, mulai hari ini puluhan obat resep yang paling banyak digunakan akan tersedia dengan diskon drastis melalui situs trumprx.gov.
Trump mengklaim kebijakan ini merupakan penurunan harga obat terbesar sepanjang sejarah AS. Selama puluhan tahun, menurutnya, Amerika membayar harga obat paling mahal di dunia dan secara tidak langsung mensubsidi negara-negara lain.
“Amerika hanya 4 persen dari populasi dunia, mengonsumsi sekitar 13 persen obat resep, tetapi perusahaan farmasi memperoleh sekitar 75 persen keuntungan mereka dari Amerika Serikat. Itu tidak adil, dan itu sudah berakhir,” tegasnya.
Harga Obat Dipangkas Drastis
Melalui skema Most Favored Nation Pricing, pemerintahan Trump menetapkan bahwa Amerika Serikat hanya akan membayar harga obat terendah yang berlaku di negara mana pun di dunia. Kebijakan ini memaksa perusahaan farmasi dan negara lain untuk menyesuaikan harga.
Trump menyebut sejumlah contoh pemangkasan harga ekstrem, di antaranya:
• Obat penurun berat badan Ozempic dipangkas dari lebih dari 1.000 dolar AS menjadi 199 dolar AS.
• Wegovy turun dari lebih 1.300 dolar AS menjadi 199 dolar AS.
• Obat insulin produksi Eli Lilly turun dari 200 dolar AS menjadi 25 dolar AS.
• Inhaler produksi AstraZeneca turun dari 458 dolar AS menjadi 51 dolar AS.
• Obat IVF seperti Gonal-F mengalami penurunan harga signifikan untuk membantu pasangan yang menjalani program fertilitas.
“Diskonnya bukan 10 atau 20 persen, tapi 80 hingga 90 persen, bahkan lebih,” kata Trump.
Didukung Industri Farmasi dan Tarif Perdagangan
Trump mengungkapkan, 16 dari 17 perusahaan farmasi terbesar dunia telah menandatangani kesepakatan untuk menjual obat baru di AS dengan harga most favored nation. Perusahaan yang belum bergabung, menurutnya, “akan segera menyusul.”
Ia juga menekankan peran tarif perdagangan dalam mendorong perusahaan memindahkan fasilitas produksi obat ke Amerika Serikat. Beberapa perusahaan, termasuk Eli Lilly, disebut telah mulai membangun pabrik besar di berbagai negara bagian, membuka lapangan kerja baru dan memperkuat keamanan nasional.
Akses Mudah Lewat Website
Administrator Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS), Dr. Mehmet Oz, menjelaskan bahwa masyarakat cukup mengunjungi trumprx.gov untuk mencari obat, mengunduh kupon digital, dan menukarkannya langsung di apotek atau melalui layanan pengiriman.
“Mulai sekarang, jangan membeli obat tanpa terlebih dahulu mengecek harga di TrumpRx.gov,” ujar Dr. Oz.
Website ini dikembangkan oleh tim National Design Studio yang dipimpin Joe Gebbia, salah satu pendiri Airbnb, dengan fokus pada desain yang sederhana, cepat, dan mudah diakses.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Dalam acara tersebut, seorang warga bernama Katherine, istri anggota militer yang telah lima tahun menjalani program IVF, berbagi kesaksian. Ia mengatakan penurunan harga obat fertilitas memberi harapan nyata bagi keluarga seperti dirinya.
“Kebijakan ini bisa menjadi penentu antara melanjutkan perawatan atau terpaksa berhenti karena biaya,” ujarnya.
Menutup acara, Trump menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari prinsip America First di sektor kesehatan.
“Kita tidak akan lagi mensubsidi dunia. Kita akan mengutamakan rakyat Amerika. Ini akan mengubah sistem kesehatan kita secara fundamental,” pungkasnya.