Liverpool menunjukkan mental juara dengan melakukan comeback impresif saat menjamu Newcastle United di Anfield. Sempat tertinggal lebih dulu, The Reds akhirnya menang telak 4-1 dalam lanjutan Liga Inggris, sekaligus memperpanjang dominasi mereka atas Newcastle.
Newcastle United tampil berani sejak awal laga dengan kembali menggunakan formasi empat bek. Nick Pope mengawal gawang, sementara Kieran Trippier, Dan Burn, dan Lewis Hall aktif membantu serangan dari sisi sayap. Anthony Gordon menjadi sorotan utama setelah kembali ke Anfield, stadion yang menyimpan memori pahit usai kartu merahnya melawan Liverpool di awal musim.
Tim tamu justru tampil lebih menjanjikan di babak pertama. Beberapa kali serangan cepat Newcastle merepotkan lini belakang Liverpool, terutama lewat pergerakan Gordon dan Barnes. Usaha tersebut akhirnya berbuah gol pada menit ke-35. Berawal dari tusukan Barnes di sisi kiri, bola mengarah ke Anthony Gordon yang dengan tenang melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang. Newcastle unggul 1-0 dan gol itu menjadi gol ke-10 Gordon musim ini.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Liverpool mulai meningkatkan intensitas serangan menjelang turun minum. Pada menit ke-43, Hugo Ekitike menyamakan kedudukan usai memanfaatkan bola di dalam kotak penalti yang sempat melewati Nick Pope. Hanya berselang beberapa menit, Ekitike kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah lolos dari kawalan bek Newcastle dan menuntaskan peluang dengan dingin. Skor berbalik 2-1 untuk Liverpool sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Newcastle terlihat kehilangan momentum. Kesalahan fatal Malik Chao dalam membangun serangan dimanfaatkan Liverpool untuk melancarkan serangan balik cepat. Florian Wirtz yang terlibat dalam proses gol, menuntaskannya dengan sepakan akurat ke pojok gawang pada menit ke-65, membuat Liverpool unggul 3-1.
Newcastle sebenarnya masih mencoba bangkit. Anthony Gordon dan Barnes kembali menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis serta penampilan solid Alisson membuat peluang tersebut tak berbuah gol. Situasi makin sulit setelah Joe Willock terlihat mengalami masalah hamstring dan tak lagi bergerak bebas.
Petaka terakhir datang di menit-menit akhir pertandingan. Nick Pope gagal mengamankan bola dari situasi sepak pojok, dan Ibrahima Konaté dengan sigap menyambar bola untuk mencetak gol keempat Liverpool. Gol tersebut menjadi momen emosional bagi Konaté yang baru kembali bermain usai masa berkabung.
Skor 4-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Liverpool kembali membuktikan ketangguhan mereka di Anfield dengan membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan penting. Hasil ini juga menandai kemenangan ganda Liverpool atas Newcastle United di Premier League musim ini, yang ke-12 kalinya dalam sejarah klub.