Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Gedung Putih: Trump Pantau Badai Musim Dingin dan Desak Minnesota Akhiri Kebijakan Sanctuary City

Senin, 26/01/2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavit ( White House )

Washington D.C. — Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menggelar konferensi pers untuk menyampaikan sikap Presiden Donald Trump terkait dampak badai musim dingin ekstrem serta insiden penembakan yang memicu ketegangan di Minnesota.

Dalam keterangannya, Leavitt mengatakan Presiden Trump terus memantau kondisi badai yang melanda sejumlah wilayah Amerika Serikat dan telah menjalin komunikasi intensif dengan FEMA serta petugas tanggap darurat. Dalam waktu 24 jam, Trump menyetujui 12 deklarasi darurat federal bagi negara bagian Arkansas, Georgia, Indiana, Kentucky, Louisiana, Maryland, Mississippi, North Carolina, South Carolina, Tennessee, Virginia, dan West Virginia.

“Deklarasi ini memungkinkan negara bagian mengakses sumber daya federal untuk memulihkan listrik, membersihkan jalan, dan menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Leavitt.

Gedung Putih juga menyoroti insiden penembakan di Minneapolis, Minnesota, yang saat ini masih dalam penyelidikan oleh Homeland Security Investigations (HSI) dan FBI. Leavitt menegaskan Presiden Trump tidak menginginkan adanya korban jiwa di jalanan Amerika dan meminta proses hukum berjalan berdasarkan fakta.

Namun demikian, Leavitt melontarkan kritik keras terhadap Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey. Ia menuduh para pemimpin Demokrat tersebut telah menghambat kerja aparat federal dengan kebijakan sanctuary city serta retorika yang dinilai memicu perlawanan terhadap petugas ICE.

“Obstruksi terhadap penegakan hukum federal dan hasutan terhadap aparat adalah tindakan ilegal dan berbahaya,” tegasnya.

Presiden Trump, lanjut Leavitt, telah berbicara langsung dengan Gubernur Walz dan mengajukan tiga tuntutan utama untuk memulihkan ketertiban, yakni menyerahkan imigran ilegal kriminal kepada otoritas federal, memastikan kerja sama aparat lokal dengan ICE, serta membantu penangkapan imigran ilegal dengan catatan kriminal, terutama pelaku kejahatan berat.

Trump juga menyerukan Kongres AS untuk segera mengesahkan undang-undang yang mengakhiri kebijakan sanctuary city secara nasional. Menurut Gedung Putih, lebih dari 80 persen warga Amerika mendukung deportasi imigran ilegal yang terlibat kejahatan kekerasan.

Terkait situasi di Minnesota, Presiden Trump mengutus pejabat perbatasan senior Tom Homan untuk menjadi penghubung utama dengan pemerintah negara bagian dan otoritas lokal. Gedung Putih menegaskan langkah ini bukan bentuk ketidakpercayaan, melainkan upaya menurunkan eskalasi dan mendorong kerja sama.

Selain isu domestik, Leavitt juga mengonfirmasi rencana kunjungan Presiden Trump ke Des Moines, Iowa, untuk membahas isu ekonomi dan keterjangkauan harga, serta menyampaikan perkembangan diplomasi internasional, termasuk kemajuan perundingan Ukraina-Rusia dan pemulangan sandera Israel dari Gaza.

“Presiden Trump berkomitmen menjaga keamanan dalam negeri, menegakkan hukum imigrasi, dan mendorong stabilitas global,” pungkas Leavitt.

Tags

Terkini